Selasa, 10 Mei 2022

Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi

 

Ngentot bu firdha


Hari tersebut aku berangkat melatih Cerita Sex pagi-pagi ke sekolah. Habis inginkan bagaimana lagi, lokasi tinggalku agak jauh dari tempatku mengajar. O,ya aku melatih di SMA negeri di kota X. Sekolah ini tergolong unggulan, tetapi bukan dalam urusan akademisnya tetapi dalam urusan ekskulnya.


Setiap pulang semua siswa terlebih dahulu mengekor ekskul sampai sore hari. Karena tergolong sekolah baru, guru yang melatih umumnya masih muda.


Mereka rata-rata tidak terdapat yang berumur lebih dari 30 tahun. Sedangkan aku sendiri tergolong guru senior sebab yang kesatu masuk semenjak kesatu kali sekolah ini didirikan (disamping umurku pun yang mendekati 40-an).


Jam 6 pagi aku telah berada di ruangan guru. Disitu baru nampak sejumlah pengajar yang sudah muncul bersamaan.


Diantara mereka terdapat yang amat unik perhatianku dari sejak ia kesatu kali bergabung bareng staf pengajar di sekolah ini. Namanya Firdhayanti biasa dipanggil oleh lingkungan sekolah Bu Firdha dan dia melatih biologi.


Selain melatih biologi, dia pun menjadi pengurus UKS maklum sekolah kami masih baru 2 tahun berdiri jadinya minim SDM. Bagiku dia termasuk kelompok perempuan yang manis, umurnya terpaut 15 tahun lebih muda dariku. Tingginya dibawah sejumlah senti dariku dengan berat badan yang ideal.


Agen Slot Online


Perempuan tersebut selalu berpenampilan apik dengan secarik kain jilbab menghiasi kepalanya. Dia baru mulai melatih sekitar 2 bulan yang lalu.


Pagi tersebut Firdha datang menggunakan baju lengan panjang berwarna biru muda dipadu dengan rok panjang sewarna pula sementara jilbab yang dikenakanannya berwarna putih bermotifkan bunga, amat serasi.


Sejujurnya, yang menciptakan aku begitu tertarik padanya diluar wajahnya yang manis menggemaskan tersebut tidak beda karena format tubuhnya yang aduhai mengundang birahiku.


Pakaian yang dikenakannya tidak jarang kali terlihat agak ketat entah disengaja atau tidak. Dan walaupun jilbab yang dikenakannya panjang selengan tetapi ukuran payudaranya yang montok tidak jarang kali tersembul dari balik baju dan jilbabnya.


Belum lagi bila memperhatikan ketika ia berjalan, pantatnya yang montok tersebut selalu bergoyang naik turun menciptakan selalu tidak konsen.


Akibat sering menginginkan Firdha jadinya aku tidak jarang berfantasi sedang menyetubuhinya dalam suasana dia telanjang tetapi tetap mengenakan jilbabnya. Tentu adalahhal yang menarik bilamana wanita berjilbab tetapi tidak berbusana.


Selama ini aku hanya dapat mengkhayal Firdha yang berjilbab telanjang di depanku. Memikirkan urusan tersebut aku jadi tidak jarang merasa horny. Sampai-sampai aku bertekad untuk dapat melancarkan hasrat terpendam yang begitu menganiaya ini.


Pukul 1 siang dan bel kembali berbunyi dan aku masih sedang di lingkungan sekolah ini hingga sore sebab memang hari tersebut aku punya jadwal untuk melatih les ekstra untuk anak ruang belajar 2. mulai jam 2 siang sampai 4 sore.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi Berjilbab Yang Alim


Tak terasa telah jam 4 sore. Semua siswa les pulang, sementara aku masih terdapat di sekolah untuk merapikan perlengkap an mengajarku.


Aku berjalan mengarah ke ruang guru guna beres-beres pulang.

Sore hari tersebut sekolah yang awalnya ramai sekarang menjadi sepi.


kulihat nampak tas milik Firdha masih terdapat di ruangan. Nampaknya guru lainnya sudah kembali sedangkan dia masih di sekolah.


Aku penasaran menggali tahu eksistensi perempuan cantik tersebut . Tapi sebelumnya aku hendak sekali cuci muka melepas kepenatan selama melatih tadi.


Segera aku mengarah ke kamar mandi dekat ruang guru. Di sana melulu ada 2 kamar mandi satu untuk lelaki satu guna wanita. Namun dindingnya tidak memberi batas dengan sempurna, ada selama 30 cm celah di atas dinding yang memberi batas kamar mandi itu.


Perlahan kubuka pintu kamar mandi eksklusif guru lelaki dan belum lagi kututup pintunya aku mendengar suara desahan pelan dari kamar mandi sebelah. Terkesima dengan suara yang aku dengar, segera kuberjingkat-jingkat menaiki bak mandi guna mengintip ke kamar mandi sebelah.



Saat mengintip aku terkejut bukan kepalang sebab ternyata di sana kulihat Firdha, guru berjilbab yang memiliki wajah manis nan menggemaskan tersebut sedang berjongkok tanpa mengenakan rok panjangnya.


Terlihat roknya sedang di gantungan kamar mandi. Saat tersebut dia memandangi gambar di ponselnya. Aku mengasumsikan dia tengah menyaksikan blue film, sebab terlihat dia tidak dapat mengendalikan diri dan menggosok-gosok vaginanya.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi Berjilbab


Tak kusangka walaupun berjilbab, Firdha terlihat paling birahi. Kuabadikan masturbasi guru berjilbab itu dalam ponsel kameraku.


Firdha tidak hingga mengerang, barangkali dia fobia ketahuan bilamana terdengar orang lain. Melihat ia sedang bermasturbasi menciptakan gairah birahi mulai menguasai pikiranku. Tak dinyana, peluang untuk melampiaskan hasratku padanya telah hadir dengan sendirinya.


Kira-kira 15 menit sesudah Firdha guru biologi berjilbab yang “alim” tersebut baru terbit dari kamar mandi. Sekali lagi kulihat-lihat rekaman video dan potret hasil jepretanku tadi. Kulihat seeorang perempuan manis berjilbab dengan tangan yang sedang asyik memainkan jemarinya di vaginanya.


Kakinya tampak putih dan mulus sekali. Ini menjadikan birahiku semakin meluap-luap. Segera aku bergegas mengarah ke ruangan guru sambil menghampirinya yang sedang duduk.


Kemudian dengan tanpa basa-basi kuelus-elus kepalanya yang berjilbab putih dengan motif bunganya. Dengan gerak refleks guru berjilbab tersebut terlompat dari duduknya.


“Astaga! Kurang ajar! Apaan sih maksud pak Dino!”, hardik Firdha yang terkaget-kaget dengan kelakuanku terhadapnya tadi dengan wajah memerah sebab marah.


Tanpa tidak sedikit omong kutunjukkan fotonya ketika bermasturbasi tadi, kulihat dia paling shock.

“Dengar sayang, kalo anda sampai berani menampik melayaniku, potret dan video ini bakal kusebar luaskan”, ancamku sambil mendekatinya kemudian mengelus-elus jilbabnya.



Dia hanya dapat terdiam tanpa kata-kata. Sekilas lantas kujambak jilbabnya supaya dia mengikutiku mengarah ke ruang UKS. Sesampainya di sana pintu kukunci.


“Firdha meskipun anda pakai jilbab ternyata libidonya tinggi pun yah?”, kataku sembari tersenyum sarat kemenangan.


Guru cantik berjilbab tersebut hanya dapat diam tertunduk seraya duduk di kursi. Air matanya nyaris keluar. Kudekati ia sambil menjamah dan membelai kepalanya yang berjilbab.


“Sudahlah sayang anda tidak usah tidak sedikit tingkah. Yang penting anda tinggal ikut saja apa mauku semuanya tentu beres.


Yakinlah anda akan segera tahu apa bedanya main sendirian dengan main berpasangan”, ucapku lagi sambil menurunkan ritsluiting celanaku. Melihat urusan tersebut wajah Firdha semakin tertunduk. Aku hanya dapat tertawa kecil menyaksikan ia serasa tidak berdaya.


Setelah celanaku melorot seluruhnya kebawah segera kuperintah Firdha guna menurunkan celana dalamku sambil memintanya guna mulai mengoral penisku.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru


Mulanya ia berontak namun sebab ancamanku yang bakal menyebarkan gambar dan video yang memalukan tersebut akhirnya dengan paling terpaksa dia menurutiku sebab takut gambarnya tersebar.


Dari lokasinya duduk, seraya berdiri kuusap-usap kepalanya yang berjilbab tersebut saat mulut Firdha perlahan mulai memainkan penisku. Air matanya tampak menetes mengairi jilbabnya.


Namun aku melulu tersenyum lebar sarat kemenangan seraya mengusap-usap jilbabnya. “Sshh…mmmhh…ennak sekallii sayaangg..”, desahku ketika penisku terbit masuk mulutnya.


“Mmmh…slurp…cupp..”, desah suara dan bunyi yang dari mulut guru berjilbab tersebut menahan birahi yang nampaknya mulai merasuki dirinya. Ya, kelihatannya ia mulai terangsang sebab saat ia sedang mengoralku tanganku yang satu lagi asik meremas-remas payudara montok miliknya dari luar busananya.


Sekitar 10 menit lantas kurasakan gejolak yang tidak tertahankan di ujung penisku. Nampaknya aku tak dapat lagi menyangga lebih lama dan, “Croot…croott”, spermaku terbit dengan deras.



Karena kaget Firdha melepas hisapannya sampai-sampai spermaku tidak melulu menodai wajah manisnya namun pun jilbabnya.


Kulihat jilbabnya yang bermotif bunga kini meningkat dengan bercak-bercak spermaku. Namun aku belum puas. Kuperintahkan dia melepas seluruh bajunya tetapi tetap mamakai jilbabnya. Dan aku pun segera melepas bajuku.


Fantasiku menyaksikan Firdha yang berjilbab tetapi tidak berbusana kesudahannya terpenuhi” kataku dalam hati.


Kulihat dugaanku tidak salah, Firdha tampak menantang meski telanjang tanpa melepas jilbabnya. Dadanya montok seolah mohon untuk diemut. Segera kuraih dada kanannya dan kukulum dengan rakus.


Baca Juga : Pengalaman masa muda yang tak bakal pernah terlupakan unsur 1


“Ohh…ah..ah…ah..”, meski kupaksa ternyata Firdha tersiar amat menikmatinya. Kulihat wajahnya di balik jilbab saat sedang horny, urusan tersebut segera menciptakan penisku pulang tegang. Lalu kubaringkan Firdha di ranjang yang berada dalam ruangan UKS dan kuserbu mulut guru berjilbab tersebut dengan nafsunya.


Sembari menciuminya tangan kananku meremas buah dada montok miliknya tersebut sedangkan tanganku yang kiri mulai membelai dan memainkan vaginanya. Sekitar 10 menit kulakukan urusan itu. Kemudian kupandangi wajahnya yang cantik masih terbalut jilbab nampak sedang terangsang sebab ulahku.


Terasa jemariku yang bermain di vaginanya mulai kebasahan dampak cairan kewanitaan yang terbit dari dalam. “Hmm…nampaknya dia benar-benar telah terangsang” ujarku dalam hati.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha


Sejurus lantas kubalik tubuhnya sambil menunggingkan bokongnya yang sekal itu. Lalu kulebarkan kedua paha putih mulus guru berjilbab itu. Sembari memegang erat pantatnya dengan tangan kananku, tangan kiriku menuntun penisku menyodok perlahan ke dalam belahan vagina Firdha.


“Ouhh…”, desahnya dengan tubuh bergetar kala kupenetrasi liang surgawi miliknya. Perlahan tapi tentu penisku masuk sesenti demi sesenti dan rasanya sempit sekali. Dan akhirnya sesudah berjuang sejumlah menit penisku dapat menembus dalam-dalam hingga menyentuh dinding rahim miliknya.


“UUhhhh..”, hela nafasku sembari melirik kebawah. Kulihat batang penisku tidak seluruhnya masuk tersisa sesenti.


Dan yang tidak kusangka-sangka ternyata dari situ tidak tampak adanya darah tanda keperawanan. “Hmm…Sepertinya Firdha telah tidak lagi perawan”, ujar batinku tetapi tidak kupedulikan sebab yang urgen sekarang menyelesaikan birahi yang sekitar ini kupendam padanya habis-habisan.


Perlahan kugenjot tubuh sintal guru berjilbab ini sambil kedua tanganku mencengkram bongkahan pantatnya yang montok. Seperti joki yang memacu kuda. “Ohhh…nikmat sekali milikmu sayang…”, racauku sambil menggenjot penisku terbit masuk.


“Ouuhhh…uuuhh…ahhhh…ppakkk…dinnoo…”, balasnya mendesah sarat nikmat. Dari belakang bisa kulihat jelas kedua tangannya meremas-remas kasur menyangga nikmat.



Sedangkan kepalanya yang terbungkus jilbab menggeleng ke kanan dan ke kiri dengan wajahnya yang cantik nampak laksana terbuai oleh nikmatnya sodokanku dari belakang. “Plak…plakk…”, bunyi selangkanganku beradu dengan pantatnya yang sekal ini.


Sekitar 15 menit bisa kurasakan penisku telah tidak bisa lagi menyangga gejolak sperma yang bakal keluar. “Sayyanggh…akkkuuu…keluarr…nnih…!”, seruku yang bakal klimaks.


“Akkhh…ppakk…Dinn…”, sahut Firdha dengan wajah mendongak keatas yang ternyata pun akan menjangkau puncak orgasmenya.


“Ooohhh…”, desahku panjang ketika kubenamkan penisku dalam-dalam bersamaan dengan keluarnya spermaku kedalam vaginanya. Setelah terbit semua. kuambil rok panjang biru kepunyaan guru jilbab ini untuk mencuci penisku dan vaginanya dari cairan yang terbit baik dari kepunyaan kami berdua.


Setelah aku merasa kembali menemukan tenaga menggenjot Firdha, kuminta dia guna berbaring telentang. Tanpa melemparkan waktu segera kuaduk-aduk vaginanya.


Dia tampak sangat merasakan permainanku ini. Puas dengan posisi itu, gantian aku yang telentang, lantas kuminta dia menggenjot penisku dari atas.


Jepitan vaginanya terasa nikmat sekali. Genjotannya yang binal membuatku tidak dapat bertahan lama. Tujuh menit lantas aku memuncratkan spermaku di lubang kesenangan Firdha. Terlihat wajahnya yang manis mengindikasikan ekspresi kepuasan.


GAIRAH CERITA SEX


Sehabis tersebut kami ngobrol sebentar sambil menggunakan pakaian kami kembali. Dan dari situ hadir pengakuan bila dulu Firdha pernah nge-seks dengan pacarnya sebelum gunakan jilbab.


Sebelum berpisah aku menemukan kesepakatan dengan guru berjilbab ini bilamana aku berjanji tidak bakal pernah menyebarkan potret dan video yang kuambil di kamar mandi tadi, dia bersedia bersangkutan seks denganku lagi.


Tentunya beda kali dengan memakai pengaman! Setelah mendekap dan melumat bibirnya yang manis tersebut kami segera terbit sekolah sebab takut ketahuan orang lain.


Tak terasa hari nyaris gelap kulihat Firdha segera mengarah ke tempat parkir dan menutupi jilbabnya yang sarat sperma dengan helm sepeda motor, barangkali dia malu bila ketahuan terdapat sperma di jilbabnya.


Akupun segera kembali dengan senyum kepuasan di wajah sebab kutahu, mulai kelak aku bakal menjalani hari dengan sarat gairah birahi!


TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rumah Cluster Idaman

_*Rumah 3 Lantai 4 Kamar Tidur*_  _*by Grand Wisata Bekasi Member Of Sinar Mas Land*_ Attic House di kelilingi area jogging trac...