Sabtu, 05 November 2022

Rumah Cluster Idaman


_*Rumah 3 Lantai 4 Kamar Tidur*_ 
_*by Grand Wisata Bekasi Member Of Sinar Mas Land*_

Attic House di kelilingi area jogging track yang tidak terputus.

🥇Subsidi DP 10%.
🥇Rumah View Danau.
🥇Outdoor Gym, Jogging Track dan Children Play Ground.

✅ Bebas Banjir.
✅ Area Kota Bekasi
✅ Sekolah Al-Azhar, IPEKA & Notredam.
✅ Cafe Walk & Gelar Waronge.
✅ RS Hermina & RS Eka Hospital*

📍2 Menit ke Mall Living World Grand Wisata
📍5 Menit Ke Go!Wet Waterpark.

#RumahCluster
#ClusterGrandWisataBekasi
#RumahClusterStrategis
#JualRumahClusterbu
#JualRumahProsesCepat

0821.1440.5940

Selasa, 17 Mei 2022

Tante Sampai Hamil

 

Setubuhi tante

"Ngentot Tante Ku Hingga Hamil"


Namaku Edo (bukan nama sebenarnya) ini adalah sebuah cerita tentang tante saya bernam Dona , saya mulai aktif melakukan aktivitas seksual sewaktu saya masih 18 tahun.


 Teman-teman saya yang memberitahu bagaimana cara bermasturbasi dan saya mulai melakukan itu.

dan saya benar-benar menikmatinya.


 Saya selalu ingin melakukan hubungan seks tetapi tidak mendapatkan kesempatan sampai saya kuliah. 


Saya kuliah di Kota S


 saya tidak kos tetapi memustuskan untuk tinggal di rumah tante Dona yang kebetulan ada di Kota S walaupun agak jauh dari kampus. 


Anto Suami Tante Dona adalah seorang Pengusaha. 


Tanteku sangat cantik dan proposional dengan tinggi badan 165 dan berat 54 serta buah dada besar yang membuat aku cukup horny. 


<iframe data-aa='2012141' src='//ad.a-ads.com/2012141?size=320x100' style='width:320px; height:100px; border:0px; padding:0; overflow:hidden; background-color: transparent;'></iframe>

Dari hari pertama aku sudah mulai bermasturbasi dengan menghayalkan dia. 


Umur dia sekitar usia 32, dia mempunyai 2 orang anak , Ria yang berusia 10 tahun dan Cinta yang berusia 7 tahun.


 saya menempati kamar atas yang kosong. Setelah kurang lebih satu minggu aku menjadi lebih akrab dengan Tanteku , Segera pikiran kotor menghingapiku ketika aku berdekatan dengan dia


Tingkah laku dia juga sangat ramah.

 Ia mulai sering mengajaku pergi ke mall dengan memakai mobilnya. 


Ia bahkan tak pernah ragu untuk membeli pakaian dalamnya di depanku. 


Aku baru tahu bahwa dia sangat suka menggunakan pakaian dalam yang sexy


. Aku sering memuji dengan mengatakan bahwa tante lebih muda dari usia tante.


 Suatu hari aku tidak masuk kuliah. Saya memutuskan untuk tinggal di rumah.


 Pada siang hari ada film di tv, jadi saya pergi ke ruang tengah untuk menonton. 


Ternyata dia sedang menyiram tanaman di taman belakang dengan hanya memakai kaos longgar tanpa lengan dan celana pendek sehingga pahanya yang putih kelihatan langsung penis saya menegang melihat itu.


. Saya memutuskan untuk mendapatkannya pada hari itu.

Ketika dia selesai menyiram tanaman dia langsung bergabung dengan saya.


 Tiba-tiba listrik mati pergi. 


Jadi kita mulai ngobrol tentang kehidupan perkawinannya. Aku perlahan membelokan pembicaraan dan berkata “ tante sangat cantik sekali “.


 Saat itu dia kaget dan melihat aku bahkan dia melihat celana saya pakai. saya yakin dia melihat kemaluanku yang mengang.


 Saya berkata lagi “ Tante seperti kakaknya Ria bukan Ibunya “

“ kamu bercanda,Do”


. Aku berkata lagi “ sumpah Tan, apalagi kalau tante memakai Tank top dan rok pendek akan terlihat lebih muda lagi “.


 Saat itu dia tersenyum.


 Saya bertanya lagi

” apakah tante dapat memakainya sekarang”

Awalnya dia menolak tapi saya terus memaksanya akhirnya dia berkata “ok”.


. Langsung kemaluanku menegang dan mulai ingin keluar dari sarangnya.


 “tapi kamu jangan macam macam yah “.


 Saya berjanji, setelah itu dia pergi kekamarnya dan Saya mulai memegang kemaluan saya.

Ketika ia keluar saya terpesona


Dia terlihat sangat muda dan seksi. dia tersenyum dan berkata” kamu melanggar janjimu.Aku Cuma tersenyum. 


Buah dadanya kelihatan seperti mau muntah dari tanktopnya dan putingnya keliahatan tercetak ternyata dia tidak memakai bra kebawahnya dia hanya memakai rok mini sehingga kakinya yang panjang telihat sangat sexy.

 Aku pergi mendekatinya dan berkata “saya ingin mencium Tante “ tapi dia menolak aku tak mau kehilangan buruanku aku pegang pinggangnya dan mulai menciumnya, untuk beberapa waktu dia berusaha melakukan perlawanan tetapi kemudian ia berhenti mencoba. 


Saya merasakan nafas dia sudah tidak teratur.

saya mulai meremas pantatnya dan dia mengangkat roknya ke atas serta memasukan tangan saya ke dalam celana dalamnya dari belakang dan menekankan pantatnya dengan keras


Hingga akhirnya ia berhenti melawan .aku terus menciumnya dan mulai meremasi dadanya yang besar Saya membawa dia ke Sofa


Setelah sekitar 20 menit kami saling berciuman dan saling meraba, Tante Dona melepaskan pelukan dan ciumannya. 


Lalu Tante Dona menuntun tanganku untuk membuka bajunya. Tanpa diminta dua kali, tanganku pun mulai beraksi melepas Tanktop Tante Dona


'Tetek Dona gede banget sih. Edo suka deh,' kataku sambil meraba payudara Tante Dona.


<iframe data-aa='2012141' src='//ad.a-ads.com/2012141?size=320x100' style='width:320px; height:100px; border:0px; padding:0; overflow:hidden; background-color: transparent;'></iframe>


'Jangan diliatin aja donk Sayang..! Dijilat dan disedot donk Sayang..!' pinta Tante Dona.


Tanpa dikomando dua kali, aku langsung saja menjilati payudara Tante Dona yang sebelah kanan. 


Sedangkan tangan kananku meremas- remas payudara Tante Dona yang sebelah kiri.


'Aahh.. Ohh.. fish..!' teriak Tante Dona ketika buah dadanya kujilat dan kusedot-sedot.


Secara bergantian payudara Tante Dona kusedot dan kujilati, sedangkan tangan kanan Tante Dona meremas-remas batang penisku dari luar CD-ku. 


Dan tanpa sadar, Tante Dona berusaha melepaskan CD-ku. Tanteku menaikkan pinggulnya saat kutarik rok mininya. 


Aku melihat CD yang Tanteku kenakan sudah basah. 


Aku kemudian mencium CD Tanteku tepat di atas kemaluannya dan meremasnya. 


Dengan cepat kutarik CD Tanteku dan melemparkannya ke sisi ranjang, dan terlihatlah olehku pemandangan yang sangat indah. 


Lubang kemaluan Tanteku ditumbuhi bulu halus yang tidak terlalu lebat, hingga garis lubang kemaluan Tanteku terlihat


'Do, tongkol kamu gede bauanget,' 


kata Tanteku takjub melihat batang penisku yang sudah menegang.


'Masa sih Don.?' 


tanyaku seakan tidak percaya,


Tanteku dengan tangan kanannya terus meremas-remas kemaluaku.


Dan tidak lama Tanteku pun berjongkok, lalu tersenyum. 


Tanteku mendekatkan wajahnya ke kemaluanku, lalu mulai mengeluarkan lidahnya.


'Uuhh.. aahh.. enak Don..!'


 aku berteriak ketika lidah Tanteku mulai menyentuh kepala penisku.


Tanteku masih menjilati penisku, mulai dari pangkal sampai ujung kepala penisku. 


Dan kedua bijiku pun tidak terlewatkan oleh lidah Tanteku. 


Aku hanya memejamkan mata sambil mendesah-desah memperoleh perlakuan seperti itu.


Setelah sekitar sepuluh menit, aku merasa kemaluanku berada di sebuah lubang yang hangat. 


Aku pun membuka mataku dan melihat ke bawah. 


Ternyata sekarang separuh penisku sudah masuk ke mulut Tanteku.


'Aahh.. oohh.. yeeahh.. enaakk ba..nget Donnn..!' teriakku lagi.


Kuperhatikan penisku diemut-emut oleh Tanteku tanpa mengenai giginya sedikit pun. Lidah Tanteku bergerak-gerak dengan lincah seperti ular.


Dan sekarang kulihat Tanteku menyedot-nyedot bulu kemaluaku seperti mau dikeramasi.


'Donn.. enak Donaaaa..!' 


aku hanya dapat berteriak.


dengan cepat dan liar Tanteku mengocok batang kemaluanku di dalam mulutnya.


 Aku sudah tidak tahan lagi, kenikmatan yang kurasakan sangat luar biasa dan tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata, dan akhirnya aku sudah tidak tahan lagi dan.. 


'Cret.. cret.. crett..' 


maniku kusemprotlkan di dalam mulut Tanteku. 


Setelah itu Tanteku berdiri lalu duduk di sebelahku. 


Kedua kakinya dikangkangkan sehingga aku dapat melihat vaginanya dengan jelas.


'Sayang, sekarang kamu jilatin memiawku ini..!' kata Tanteku sambil menunjuk ke arah vaginanya.


Setelah itu Tanteku tidur telentang di lantai. 


Aku langsung saja menuju bagian bawah pusar Tanteku.



 Kudekatkan wajahku ke vagina Tanteku, lalu kukeluarkan lidahku dan mulai menjilati vaginanya.


'Ahh.. fuuckk.. yeaahh.. shiitt.. hisapnya itilnya Sayang..!'


 Tanteku hanya dapat meracau saat aku jilati vagina dan klitorisnya kuhisap-hisap.


'Ohh.. Aahh.. fuuck.. mee.. yeaahh.. masukin tongkolmu sekarang Sayang..! 


Aku udah nggak tahan..!' pinta Tanteku memohon.


Aku pun perlahan bangun dan mensejajarkan tubuhku dengan Tanteku . 


Kugenggam batang penisku, lalu perlahan-lahan kudorong pantatku menuju vagina Tanteku. Aku buka lebar paha Tanteku, lalu aku arahkan penisku ke memiaw Tanteku yang sudah basah dan licin. 

Tangan Tanteku segera memegang penisku lalu mengarahkannya ke lubang memiawnya


Tak lama.. Bless..


 penisku langsung memompa memiaw Tanteku Terasa seret, dan enak rasanya menjepit penisku..


'Ohh.. Sshh.. Oh, Edo.. Mmhh...'


 desah Tanteku ketika aku memompa penisku agak cepat.


Tanteku mengimbangi gerakanku dengan goyangan pinggulnya. 


Tak lama, tiba-tiba Tanteku bergetar lalu tubuhnya agak mengejang.


'Oh, Do..Aku mau keluarr.. Mmhh...' 

jerit kecil Tanteku.


'Terus setubuhi Aku...' desahnya lagi.


Beberapa saat kemudian tubuh tanteku melemah aku yang juga keluar tanpa melepaskan penisku dari vagina Tanteku cepat membalikan tubuhnya hingga menungging


 'Aduhh.. enak.. sekali Sayang..! Kamu.. pin..tarr.. Sayang..!' 


jerit Tanteku ketika kusetubuhi dari belakang . aku terus mengent*tnya dengan cepat.


 Tanteku pun membalas dengan menggoyangkan pantatnya dengan cepat,pula dan terasa ada cairan hangat yang menyembur di dalam tubuhnya.sepertinya dia mengalami orgasme kembali


 “ aku keluar lagi sayang…. Kamu hebat “ 


mengetahui hal itu aku terus mengenjotnya dengan cepat karena aku juga merasakan akan keluar Dan memang, aku sudah tidak tahan lagi, dan gerakanku makin cepat, nafas makin memburu dan dengan mengerang parau, muncratlah spermaku di dalam vaginanya, crot.. crot.. crott..,


 dan Tanteku yang juga kelihatannya kembali mencapai orgasme yang ketiga, mengetahui aku sudah keluar, ia memutar-mutar pinggulnya kesana kemari membuat penisku ngilu dan seperti diputar-putar.

 Dan kemudian ia memiawik tertahan sambil melentingkan tubuhnya dan terkulai lemas


Kami kemudian terlelap tidur karena kecapaian 1 jam kemudian kami terbangun dan Tanteku mengajak mandi bareng di kamar mandi kembali kami melakukannya .


Semenjak saat itu kami hampir tiap hari mengulangi persetubuhan ini siang ketika rumah sedang sepi sebelum aku berangkat kuliah dan malam malam sering tanteku masuk ke kamarku sehingga sebulan kemudian tanteku berkata

 “ kamu akan menjadi ayah sayang” 


selama kehamilannya Tanteku malah semakin bergairah dalam melakukan hubungan badan sampai bulan kedelapan kehamilannya pun kami terus berhubungan.


Akhirnya Tanteku melahirkan bayi perempuan yang dia beri nama Elga.


Selama 5 tahun aku kuliah dan tinggal di rumah tanteku, tanteku telah melahirkan 3 orang anak yang semunya adalah hasil perbuatanku


Selasa, 10 Mei 2022

Pembantu Binal Yang Haus Cerita Sex


Pembantu binal


Bi Erni sdh lumayan lama jadi cerita sex pembantu di rumah Tuan Santoso. Ini ialah thn ketiga dia bekerja di situ. Bi Erni merasa kerasan krn keluarga Tuan Santoso lumayan baik memperlakukannya apalagi membagikan lebih dokter apa yang diharapkan oleh seseorang pembantu.


. Bi Erni siuman hendak perihal ini, paling utama hendak kebaikan Tuan Santoso, yang dianggapnya sangat kelewatan. Tetapi dia tidak begitu memikirkannya. ...




Sejauh hidupnya terjamin, iapun bisa menabung kelebihannya buat jaminan hari tua. Masalah kelakuan Tuan Santoso yang senantiasa memohon dilayani bila kebetulan istrinya tidak terdapat di rumah, itu merupakan masalah lain.....






. Dia tidak memperdulikannya apalagi turut menikmati pula. Pembantu binal Pembantu binal ngentot tuan muda Meski orang kampung, Bi Erni terkategori perempuan yang menarik. Umurnya tidak sangat tua, dekat 30 thnan




. Penampilannya tidak semacam wanita desa. Dia pandai menjaga badannya sehingga terlihat masih sintal serta menggairahkan. Apalagi Tuan Santoso sangat tergila- gila memandang kedua payudaranya yang montok serta kenyal.



  Kulitnya agak hitam tetapi terpelihara bersih serta halus. Soal wajah walaupun tidak terkategori menawan tetapi mempunyai energi tarik tertentu. Sensual!


 Begitu kata Tuan Santoso dikala awal kali mereka bercinta di balik dapur sesuatu kala. Dlm umurnya yang tidak terkategori muda ini, Bi Erni janda yang sdh lama ditinggal suami masih mempunyai gairah yang besar krn nyatanya tidak hanya berselingkuh dgn majikannya, 



dia sempat bercinta pula dgn Kang Muslih, Satpam penjaga rumah. Perselingkuhan nya dgn Kang Muslih berawal kala dia lama ditinggalkan oleh Tuan Santoso yang lagi berangkat ke luar negara sepanjang sebulan penuh. Sepanjang itu pula Bi Erni merasa kesepian, tidak terdapat lelaki yang mengisi kekosongannya.


 Apalg di dikala itu hawa malam terasa begitu menusuk tulang. Tidak tahan oleh gairahnya yang meletup- letup, dia nekat menggoda Satpam itu buat diajak ke atas ranjangnya di kamar balik.


 Malam itu, Bi Erni kembali tidak bsa tidur. Dia risau tidak menentu. Bergulingan di atas ranjang. Badannya menggigil saking tidak tahannya menahan gelora gairah seksnya yang menggebu- gebu. 


 Malam ini dia tidak bisa jadi menantikan kedatangan Tuan Santoso dlm pelukannya krn istrinya terdapat di rumah. Perasaannya terus menjadi gundah kala membayangkan dikala itu Tuan Santoso tengah menggauli istrinya. Seseorang Pembantu Binal Yang Haus Cerita Sex Dia bayangkan istrinya itu tentu hendak tersengal- sengal mengalami serangan Tuan Santoso yang mempunyai’ senjata’ dahsyat. 




Bayangan batang Batang Rudal Tuan Santoso yang besar serta panjang itu dan keperkasaannya terus menjadi membuat Bi Erni nelangsa menahan nafsu syahwatnya sendiri. Sesungguhnya terpikir buat memanggil Kang Muslih buat menggantikannya tetapi dia tidak berani sepanjang majikannya terdapat di rumah. Jika ketahuan sirna sdh dampaknya nasib mereka nantinya






. Kesimpulannya Bi Erni cuma bsa meringik sendiri di ranjang hingga tidak terasa gairahnya terbawa tidur. Dlm mimpinya Bi Erni merasakan gerayangan lembut ke sekujur badannya. 



Dia menggeliat penuh kenikmatan atas sentuhan jemari perkasa kepunyaan Tuan Santoso. Menggerayang melucuti kancing pakaian tidurnya sampai terbuka lebar, mempertontonkan kedua buah dadanya yang mengkal pdt berisi.



 Tanpa siuman Bi Erni mengigau sembari membusungkan dadanya. “ Remas.. uugghh.. isep putingnya.. aduuhh enaknya..” Kedua tangan Bi Erni memegang kepala itu serta membenamkannya ke dadanya. Badannya menggeliat menjajaki jilatan di kedua putingnya. Bi Erni terengah- engah saking menikmati sedotan serta remasan di kedua payudaranya, sampai- sampai dia terbangun dokter mimpinya. 



Lama- lama dia membuka kedua matanya sembari merasakan mimpinya masih terasa walaupun sdh terbangun. Sehabis matanya terbuka, dia baru siuman kalau nyatanya dia tidak lagi mimpi.



 Dia menengok ke dasar serta nyatanya terdapat seorang tengah menggumuli bukit kembarnya dgn penuh nafsu. Dia mengira Tuan Santoso yang lagi mencumbuinya. Dlm hati dia bersorak kegirangan sekalian heran atas keberanian majikannya ini walaupun si istri terdapat di rumah



. Apa tidak khawatir kethan. Seketika dia sendiri yang merasa ketakutan. Gimana jika istrinya tiba? 




Bi Erni langsung bangkit serta mendesak badan yang menindihnya serta hendak menegaskan Tuan Santoso hendak suasana yang tidak membolehkan ini. Tetapi blm pernah perkataan keluar, dia memandang nyatanya orang itu bukan Tuan Santoso?! Yang lebih mengejutkannya lg nyatanya orang itu tidak lain merupakan Santoso, putra tunggal majikannya yang masih dewasa 15 thnan!? 




 “ Den Santoso?!” pekiknya sembari menahan suaranya.“ Den mengapa di kamar Bibi?” tanyanya lg kebimbangan memandang wajah Santoso yang merah pdm. Bisa jadi krn birahi bercampur malu kethan kelakuan nakalnya. 




 Seseorang Pembantu Binal “ Bi.. ngghh.. anu.. ma- maafin Santoso..” katanya dgn suara memelas. Kepalanya tertunduk tidak berani memandang wajah Bi Erni.“ Tetapi.. barusan nga.. mengapa?” tanyanya lg krn tidak sempat menyangka anak majikannya berani berbuat semacam itu pdnya. “ Santoso.. ngghh.. sebelumnya ingin memohon tolong Bibi bikinin minuman..” katanya menarangkan.



“ Tetapi waktu liat Bibi lg tidur sembari menggeliat- geliat.. ngghh.. Santoso tidak tahan..” katanya setelah itu.“ Oohh.. Den Santoso.. itu tidak boleh. Nanti jika kethan Papa Mama gimana?” Tanya Bi Erni.“ Santoso th itu salah.. tetapi.. ngghh..” jawab Santoso ragu- ragu




.“ Tetapi mengapa?” Tanya Bi Erni penasaran“ Santoso pengen seperti Kang Muslih..” jawabnya setelah itu. Kepala Bi Erni bagaikan disamber geledek mendengar perkataan Santoso. Berarti ia th perbuatannya dgn Satpam itu, kata hatinya panik. Baca Pula: 



Terjebak hutang budi dengan atasan Wah gimana ini?“ Mengapa Den Santoso pengen itu?” tanyanya setelah itu dgn lembut.“ Santoso kerap ngebayangin Bibi.. pula.. ngghh.. anu..”


“ Anu apa?” desak Bi Erni kian penasaran. “ Santoso suka ngintip.. Bibi lg mandi,” akunya sembari melirik ke arah baju tidur Bi Erni yang sdh terbuka lebar. .




Santoso melenguh panjang melihat bukit kembar montok yang menggantung tegak di dada pengasuhnya itu. Bi Erni dgn refleks merapikan bajunya buat menutupi dadanya yang telanjang. Kurang ajar mata anak bau kencur ini, gerutu Bi Erni dlm hati. Tidak jauh beda dgn Ayahnya.“ Boleh khan Bi?” kata Santoso setelah itu.“ Boleh apa?” sentak Bi Erni mulai sewot. 


 “ Boleh itu.. ngghh.. anu.. seperti tadi..” pinta Santoso tanpa rasa bersalah seraya mendekati kembali Bi Erni.“ Den Santoso jgn kurang ajar begitu sama wanita..,”



 katanya seraya mundur menghindari anak itu. “ Tidak boleh!”“ Kok Kang Muslih boleh? Nanti Santoso bilangin lho..” 


kata Santoso mengecam.“ Eh jgn! Tidak boleh bilang ke siapa- siapa..” kata Bi Erni panik.“ Jika gitu boleh dong Santoso?” Kurang ajar bener anak ini, berani- beraninya mengecam, makinya dlm hati. Tetapi gimana jika dia bilang- bilang sama orang lain..






 Oh Jgn. Seseorang Pembantu Jgn hingga! Bi Erni berpikir keras gimana triknya supaya anak ini bisa dipahami supaya tidak cerita kepd yang lain. 





Bi Erni kemudian tersenyum kepd Santoso seraya mencapai tangannya.“ Den Santoso ingin pegang ini?” katanya setelah itu sembari menyimpan tangan Santoso ke atas buah dadanya. 



 “ Iya.. ii- iiya..,” katanya sembari menggerenyotkan bibir gembira. Santoso meremas kedua bukit kembar kepunyaan Bi Erni dgn leluasa serta sepuas- puasnya. “ Gimana Den..



 lezat tidak?” Tanya Bi Erni sembari melirik wajah anak itu.“ Tampan pula anak ini, walaupun masih ingusan tetapi dia senantiasa seseorang lelaki pula”, pikir Bi Erni



. Bukankah tadi dia merindukan kedatangan seseorang lelaki buat memuaskan rasa dahaga yang demikian menggelegak? 



Bisa jadi saja anak ini tidak cocok dgn apa yang diharapkan, namun dokter pd tidak sama sekali? 


 Sehabis beranggapan semacam itu, Bi Erni jadi penasaran. Mau th gimana rasanya bercinta dgn anak di dasar usia. Pastinya masih polos, lugu serta butuh diajarkan. Mengingat ini perihal Bi Erni jadi terangsang.


 Keinginannya buat bercinta terus menjadi menggebu- gebu. Jika saja lelaki ini merupakan Tuan Santoso, pastinya sdh dia terkam semenjak tadi serta menggumuli batang Batang Rudalnya buat memuaskan nafsunya yang sdh ke ubun- ubun. Tetapi tunggu dahulu


. Dia masih kanak- kanak. Jgn hingga dia kaget serta malah hendak buatnya ketakutan. Kemudian dia perkenankan Santoso meremas- remas buah dadanya semau hati. 


Dadanya terencana dibusungkan supaya anak ini bisa memandang dgn jelas keelokan buah dadanya yang sangat dibanggakan. Santoso berupaya memilin- milin putingnya sembari melirik ke wajah Bi Erni yang terlihat meringis semacam menahan suatu.“ Sakit Bi?”


 tanyanya.“ Tidak Den. Terus aja. Jgn menyudahi. Ya begitu.. terus sembari diremas.. uugghh..” Santoso menjajaki seluruh perintah Bi Erni. Dia menikmati sekali remasannya. 


Begitu kenyal, montok serta oohh asik sekali! Pikir Santoso dlm hati. Entah mengapa seketika dia mau mencium buah dada itu serta mengemot putingnya semacam kala dia masih balita.


 Bi Erni terperanjat hendak pergantian ini sekalian bahagia krn walaupun sedotan itu tidak semahir lelaki dewasa tetapi lumayan buatnya terangsang hebat. 


Apalg tangan Santoso satunya lg sdh mulai berani mengelus- elus pahanya serta merambat naik di balik pakaian tidurnya. Perasaan Bi Erni seraya melayang dgn cumbuan ini. ...


Dia sdh tidak tabah menunggu gerayangan tangan Santoso di balik roknya lekas hingga ke pangkal pahanya. Tetapi nampaknya tidak sampai- sampai. 



Kesimpulannya Bi Erni mendesak tangan itu menyusup lebih dlm serta langsung memegang wilayah sangat sensitive. Pembantu Binal Bi Erni memanglah tidak sempat mengenakan baju dlm jika lagi tidur.“


 Tidak leluasa”, katanya. Santoso terperanjat begitu jemarinya memegang wilayah yang terasa begitu hangat serta lembab. Nyaris saja dia menarik lg tangannya jika tidak ditahan oleh Bi Erni.“ Tidak apa- apa.. pegang aja.. pelan- pelan.. ya.. terus.. begitu.. ya.. teruusshh.. uggh Den enaak!”

. Santoso semangat mendengar erangan Bi Erni yang begitu memicu. Sembari terus mengemot puting susunya, jemarinya mulai berani mempermainkan bibir kemaluan Bi Erni. Terasa hangat serta sedikit basah. Dicoba- cobanya menusuk celah di antara bibir itu. Terdengar Bi Erni melenguh. Santoso meneruskan tusukannya. Cairan yang mulai rembes di wilayah itu membuat jari Santoso gampang melesak ke dlm serta terus terus menjadi dlm.“ Akhh.. Den masukin terusshh.. ya begitu. Oohh Den Santoso pinter!” 


desah Bi Erni mulai meracau perkataannya saking hebatnya rangsangan ke sekujur badannya. Sembari terus menyuruh Santoso berbuat ini serta itu..
.



 Tangan Bi Erni mulai menggerayang ke badan Santoso. Pertama- tama dia lucuti baju atasnya setelah itu membebaskan ikat pinggangnnya serta langsung merogoh ke balik celana dlm anak itu.“


 Mmmpphh..”, desah Bi Erni begitu merasakan batang Batang Rudal anak itu sdh keras semacam baja. Dia melirik ke dasar serta memandang batang Santoso mengacung tegang sekali. 




Boleh pula anak ini. Walaupun tidak sebesar ayahnya, tetapi lumayan besar buat dimensi anak seumurnya. Tangan Bi Erni mengocok lama- lama batang itu. Santoso melenguh keenakan.“.....






 Oouhhgghh.. Bii.. uueeanaakkhh!” pekik Santoso lama- lama. Bi Erni tersenyum bahagia melihatnya. Anak ini terus menjadi menggemaskan saja. Baca Pula: Cerita sex menikmati memek frida yang nikmat Kepolosan serta keluGuennya membuat Bi Erni terus menjadi terangsang serta tidak tahan mengalami emotan bibirnya di puting susunya serta gerakan jemarinya di dlm liang mem*knya. 






Rasanya dia tidak kokoh menahan desakan hebat dokter dlm dirinya. Badannya bergetar.. kemudian.., Bi Erni merasakan semburan hangat dokter dlm dirinya berulang kali. Dia sdh orgasme. 





Heran pula. Tidak semacam umumnya dia sedini itu menggapai puncak kenikmatan. Entah mengapa. Bisa jadi krn dokter tadi dia sdh terlanjur bernafsu ditambah pengalaman baru dgn anak di dasar usia, sudah buatnya kilat orgasme. 



 Santoso terperangah melihat ekspresi wajah Bi Erni yang terlihat begitu menikmatinya. Guncangan badannya membuat Santoso menghentikan gerakannya. Dia terpesona melihatnya. Dia khawatir malah membuat Bi Erni kesakitan.“ Bi? Bibi mengapa? Tidak apa- apa khan?” 




tanyanya demikian polos.“ Tidak sayang.. Bibi malah lagi menikmati perbuatan Den Santoso,” demikian kata Bi Erni seraya menciumi wajah tampan anak itu. PEMBANTU Dgn penuh nafsu, bibir Santoso dikulum, 




dijilati sedangkan kedua tangannya menggerayang ke sekujur badan anak muda ini. Santoso bahagia memandang kegarangan Bi Erni. Dia balas melanda dgn meremas- remas kedua buah dada pengasuhnya ini, kemudian mempermainkan putingnya.“ Aduh Den..




 lezat sekali. Den Santoso pinter.. uugghh!” erang Bi Erni kenikmatan. Bi Erni betul- betul menggemari anak ini. Dia mau membagikan yang terbaik buat majikan mudanya ini. Mau membagikan kenikmatan yang tidak hendak sempat dia lupakan. Dia percaya Santoso masih perjaka tulen. Bi Erni terus menjadi terangsang membayangkan nikmatnya semburan cairan sperma perjaka. Kemudian dia mendesak badan Santoso sampai telentang lurus di ranjang serta mulai menciuminya dokter atas sampai dasar. Lidahnya menyapu- nyapu di dekat kemaluan Santoso. Melumat batang yang sdh tegak bagai besi tiang pancang serta megulumnya dgn penuh nafsu. Badan Santoso berguncang keras merasakan nikmatnya cumbuan yang begitu lihai. Terlebih dikala lidah Bi Erni mempermainkan biji pelernya, setelah itu melata- lata ke sekujur batang kemaluannya.


 Santoso merasakan bagian dasar perutnya berkedut- kedut akibat jilatan itu. Apalagi saking enaknya, Santoso merasa tidak mampu lg menahan desakan yang hendak menyembur dokter ujung moncong kemaluannya. 


Bi Erni warnanya merasakan perihal itu. Dia tidak menginginkannya. Dgn kilat dia membebaskan kulumannya serta langsung menekan pangkal batang kemaluan Santoso sehingga tidak langsung menyembur. “ Akh Bi.. mengapa?”


 Tanya Santoso bimbang krn barusan dia merasakan air maninya hendak muncrat tetapi seketika tidak jadi. 



 “Tidak apa- apa. Tenang saja, Den. Supaya tambah lezat,” jawabnya seraya naik ke atas badan Santoso. Dgn posisi jongkok serta kedua kaki mengangkang, Bi Erni memusatkan batang Batang Rudal Santoso persis ke arah liang memeknya.


 Lambat- laun badan Bi Erni turun sembari memegang Batang Rudal Santoso yang sdh mulai masuk.“ Uugghh.. lezat tidak Den?”“ Aduuhh.. Bi Erni.. sedaapphh..!” pekiknya. Santoso merasakan batang Batang Rudalnya semacam disedot liang memek Bi Erni. Terasa sekali kedutan- kedutannya. 


 Dia kemudian menggerakan pantatnya naik turun. Kontolnya bergerak kilat keluar masuk liang nikmat itu. Bi Erni tidak ingin kalah. Pantatnya bergoyang ke kanan- kiri mengimbangi tusukan Batang Rudal Santoso.“ Auugghh Deenn.. uueennaakk!” jerit Bi Erni semacam kesetanan.“ Terus Den, jgn menyudahi. Ya tusuk ke sana.. auughgg.. aakkhh..




” Santoso memesatkan gerakannya krn mulai merasakan air maninya hendak muncrat. “ Bi.. aku ingin keluaarr..” Jeritnya.“ Iya Den.. mari.. keluarin aja. Bibi pula ingin keluar.. ya terusshh.. oohh teruss..” katanya tersengal- sengal. 




 Santoso berupaya bertahan sekuat tenaga serta terus menggenjot liang mem*k Bi Erni dgn tusukan bertubi- tubi hingga kesimpulannya kewalahan mengalami goyangan pinggul perempuan berpengalaman ini. Tubuhnya hingga terangkat ke atas serta sembari memeluk badan Bi Erni erat- erat, Santoso menyemburkan cairan kentalnya berulang kali.“ Crot.. croott.. crott!”“ Aaakkhh..” Bi Erni pula hadapi orgasme. SEORANG PEMBANTU BINAL YANG HAUS SEX Sekujur badannya bergetar hebat dlm dekapan erat Santoso.




“ Ooohh.. Deenn.. hebat sekali..” Kedua insan yang tengah kurang ingat daratan ini bergulingan di atas ranjang merasakan sisa- sisa akhir dokter kenikmatan ini. Napas mereka tersengal- sengal. Peluh membasahi segala badan mereka walaupun hawa malam di luar lumayan dingin. Terlihat senyum Bi Erni mengembang di bibirnya. Penuh dgn kepuasan. Dia melirik centil kepd Santoso.“ Gimana Den. Lezat khan?”




“ Iya Bi, lezat sekali,” jawab Santoso seraya memeluk Bi Erni. Tangannya mencolek bandel ke buah dada Bi Erni yang menggelantung persis di depan wajahnya.“ Ih Aden bandel,”



 katanya terus menjadi centil. Tangan Bi Erni kembali merayap ke arah batang Batang Rudal Santoso yang sdh lemas. Mengelus- elus lama- lama sampai batang itu mulai memperlihatkan kembali kehidupannya. “ Bibi isep lg ya Den?” Santoso cuma bsa mengangguk serta kembali merasakan hangatnya mulut Bi Erni kala mengulum Batang Rudalnya.



 Mereka kembali bercumbu tanpa memahami waktu serta baru menyudahi kala terdengar kokok ayam bersahutan. Santoso meninggalkan kamar Bi Erni dgn badan lunglai. Habis sdh tenaganya krn bercinta semalaman. Tetapi terlihat mukanya berseri- seri krn malam itu dia sdh merasakan pengalaman yang luar biasa. TAMAT

Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi

 

Ngentot bu firdha


Hari tersebut aku berangkat melatih Cerita Sex pagi-pagi ke sekolah. Habis inginkan bagaimana lagi, lokasi tinggalku agak jauh dari tempatku mengajar. O,ya aku melatih di SMA negeri di kota X. Sekolah ini tergolong unggulan, tetapi bukan dalam urusan akademisnya tetapi dalam urusan ekskulnya.


Setiap pulang semua siswa terlebih dahulu mengekor ekskul sampai sore hari. Karena tergolong sekolah baru, guru yang melatih umumnya masih muda.


Mereka rata-rata tidak terdapat yang berumur lebih dari 30 tahun. Sedangkan aku sendiri tergolong guru senior sebab yang kesatu masuk semenjak kesatu kali sekolah ini didirikan (disamping umurku pun yang mendekati 40-an).


Jam 6 pagi aku telah berada di ruangan guru. Disitu baru nampak sejumlah pengajar yang sudah muncul bersamaan.


Diantara mereka terdapat yang amat unik perhatianku dari sejak ia kesatu kali bergabung bareng staf pengajar di sekolah ini. Namanya Firdhayanti biasa dipanggil oleh lingkungan sekolah Bu Firdha dan dia melatih biologi.


Selain melatih biologi, dia pun menjadi pengurus UKS maklum sekolah kami masih baru 2 tahun berdiri jadinya minim SDM. Bagiku dia termasuk kelompok perempuan yang manis, umurnya terpaut 15 tahun lebih muda dariku. Tingginya dibawah sejumlah senti dariku dengan berat badan yang ideal.


Agen Slot Online


Perempuan tersebut selalu berpenampilan apik dengan secarik kain jilbab menghiasi kepalanya. Dia baru mulai melatih sekitar 2 bulan yang lalu.


Pagi tersebut Firdha datang menggunakan baju lengan panjang berwarna biru muda dipadu dengan rok panjang sewarna pula sementara jilbab yang dikenakanannya berwarna putih bermotifkan bunga, amat serasi.


Sejujurnya, yang menciptakan aku begitu tertarik padanya diluar wajahnya yang manis menggemaskan tersebut tidak beda karena format tubuhnya yang aduhai mengundang birahiku.


Pakaian yang dikenakannya tidak jarang kali terlihat agak ketat entah disengaja atau tidak. Dan walaupun jilbab yang dikenakannya panjang selengan tetapi ukuran payudaranya yang montok tidak jarang kali tersembul dari balik baju dan jilbabnya.


Belum lagi bila memperhatikan ketika ia berjalan, pantatnya yang montok tersebut selalu bergoyang naik turun menciptakan selalu tidak konsen.


Akibat sering menginginkan Firdha jadinya aku tidak jarang berfantasi sedang menyetubuhinya dalam suasana dia telanjang tetapi tetap mengenakan jilbabnya. Tentu adalahhal yang menarik bilamana wanita berjilbab tetapi tidak berbusana.


Selama ini aku hanya dapat mengkhayal Firdha yang berjilbab telanjang di depanku. Memikirkan urusan tersebut aku jadi tidak jarang merasa horny. Sampai-sampai aku bertekad untuk dapat melancarkan hasrat terpendam yang begitu menganiaya ini.


Pukul 1 siang dan bel kembali berbunyi dan aku masih sedang di lingkungan sekolah ini hingga sore sebab memang hari tersebut aku punya jadwal untuk melatih les ekstra untuk anak ruang belajar 2. mulai jam 2 siang sampai 4 sore.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi Berjilbab Yang Alim


Tak terasa telah jam 4 sore. Semua siswa les pulang, sementara aku masih terdapat di sekolah untuk merapikan perlengkap an mengajarku.


Aku berjalan mengarah ke ruang guru guna beres-beres pulang.

Sore hari tersebut sekolah yang awalnya ramai sekarang menjadi sepi.


kulihat nampak tas milik Firdha masih terdapat di ruangan. Nampaknya guru lainnya sudah kembali sedangkan dia masih di sekolah.


Aku penasaran menggali tahu eksistensi perempuan cantik tersebut . Tapi sebelumnya aku hendak sekali cuci muka melepas kepenatan selama melatih tadi.


Segera aku mengarah ke kamar mandi dekat ruang guru. Di sana melulu ada 2 kamar mandi satu untuk lelaki satu guna wanita. Namun dindingnya tidak memberi batas dengan sempurna, ada selama 30 cm celah di atas dinding yang memberi batas kamar mandi itu.


Perlahan kubuka pintu kamar mandi eksklusif guru lelaki dan belum lagi kututup pintunya aku mendengar suara desahan pelan dari kamar mandi sebelah. Terkesima dengan suara yang aku dengar, segera kuberjingkat-jingkat menaiki bak mandi guna mengintip ke kamar mandi sebelah.



Saat mengintip aku terkejut bukan kepalang sebab ternyata di sana kulihat Firdha, guru berjilbab yang memiliki wajah manis nan menggemaskan tersebut sedang berjongkok tanpa mengenakan rok panjangnya.


Terlihat roknya sedang di gantungan kamar mandi. Saat tersebut dia memandangi gambar di ponselnya. Aku mengasumsikan dia tengah menyaksikan blue film, sebab terlihat dia tidak dapat mengendalikan diri dan menggosok-gosok vaginanya.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru Biologi Berjilbab


Tak kusangka walaupun berjilbab, Firdha terlihat paling birahi. Kuabadikan masturbasi guru berjilbab itu dalam ponsel kameraku.


Firdha tidak hingga mengerang, barangkali dia fobia ketahuan bilamana terdengar orang lain. Melihat ia sedang bermasturbasi menciptakan gairah birahi mulai menguasai pikiranku. Tak dinyana, peluang untuk melampiaskan hasratku padanya telah hadir dengan sendirinya.


Kira-kira 15 menit sesudah Firdha guru biologi berjilbab yang “alim” tersebut baru terbit dari kamar mandi. Sekali lagi kulihat-lihat rekaman video dan potret hasil jepretanku tadi. Kulihat seeorang perempuan manis berjilbab dengan tangan yang sedang asyik memainkan jemarinya di vaginanya.


Kakinya tampak putih dan mulus sekali. Ini menjadikan birahiku semakin meluap-luap. Segera aku bergegas mengarah ke ruangan guru sambil menghampirinya yang sedang duduk.


Kemudian dengan tanpa basa-basi kuelus-elus kepalanya yang berjilbab putih dengan motif bunganya. Dengan gerak refleks guru berjilbab tersebut terlompat dari duduknya.


“Astaga! Kurang ajar! Apaan sih maksud pak Dino!”, hardik Firdha yang terkaget-kaget dengan kelakuanku terhadapnya tadi dengan wajah memerah sebab marah.


Tanpa tidak sedikit omong kutunjukkan fotonya ketika bermasturbasi tadi, kulihat dia paling shock.

“Dengar sayang, kalo anda sampai berani menampik melayaniku, potret dan video ini bakal kusebar luaskan”, ancamku sambil mendekatinya kemudian mengelus-elus jilbabnya.



Dia hanya dapat terdiam tanpa kata-kata. Sekilas lantas kujambak jilbabnya supaya dia mengikutiku mengarah ke ruang UKS. Sesampainya di sana pintu kukunci.


“Firdha meskipun anda pakai jilbab ternyata libidonya tinggi pun yah?”, kataku sembari tersenyum sarat kemenangan.


Guru cantik berjilbab tersebut hanya dapat diam tertunduk seraya duduk di kursi. Air matanya nyaris keluar. Kudekati ia sambil menjamah dan membelai kepalanya yang berjilbab.


“Sudahlah sayang anda tidak usah tidak sedikit tingkah. Yang penting anda tinggal ikut saja apa mauku semuanya tentu beres.


Yakinlah anda akan segera tahu apa bedanya main sendirian dengan main berpasangan”, ucapku lagi sambil menurunkan ritsluiting celanaku. Melihat urusan tersebut wajah Firdha semakin tertunduk. Aku hanya dapat tertawa kecil menyaksikan ia serasa tidak berdaya.


Setelah celanaku melorot seluruhnya kebawah segera kuperintah Firdha guna menurunkan celana dalamku sambil memintanya guna mulai mengoral penisku.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha, Guru


Mulanya ia berontak namun sebab ancamanku yang bakal menyebarkan gambar dan video yang memalukan tersebut akhirnya dengan paling terpaksa dia menurutiku sebab takut gambarnya tersebar.


Dari lokasinya duduk, seraya berdiri kuusap-usap kepalanya yang berjilbab tersebut saat mulut Firdha perlahan mulai memainkan penisku. Air matanya tampak menetes mengairi jilbabnya.


Namun aku melulu tersenyum lebar sarat kemenangan seraya mengusap-usap jilbabnya. “Sshh…mmmhh…ennak sekallii sayaangg..”, desahku ketika penisku terbit masuk mulutnya.


“Mmmh…slurp…cupp..”, desah suara dan bunyi yang dari mulut guru berjilbab tersebut menahan birahi yang nampaknya mulai merasuki dirinya. Ya, kelihatannya ia mulai terangsang sebab saat ia sedang mengoralku tanganku yang satu lagi asik meremas-remas payudara montok miliknya dari luar busananya.


Sekitar 10 menit lantas kurasakan gejolak yang tidak tertahankan di ujung penisku. Nampaknya aku tak dapat lagi menyangga lebih lama dan, “Croot…croott”, spermaku terbit dengan deras.



Karena kaget Firdha melepas hisapannya sampai-sampai spermaku tidak melulu menodai wajah manisnya namun pun jilbabnya.


Kulihat jilbabnya yang bermotif bunga kini meningkat dengan bercak-bercak spermaku. Namun aku belum puas. Kuperintahkan dia melepas seluruh bajunya tetapi tetap mamakai jilbabnya. Dan aku pun segera melepas bajuku.


Fantasiku menyaksikan Firdha yang berjilbab tetapi tidak berbusana kesudahannya terpenuhi” kataku dalam hati.


Kulihat dugaanku tidak salah, Firdha tampak menantang meski telanjang tanpa melepas jilbabnya. Dadanya montok seolah mohon untuk diemut. Segera kuraih dada kanannya dan kukulum dengan rakus.


Baca Juga : Pengalaman masa muda yang tak bakal pernah terlupakan unsur 1


“Ohh…ah..ah…ah..”, meski kupaksa ternyata Firdha tersiar amat menikmatinya. Kulihat wajahnya di balik jilbab saat sedang horny, urusan tersebut segera menciptakan penisku pulang tegang. Lalu kubaringkan Firdha di ranjang yang berada dalam ruangan UKS dan kuserbu mulut guru berjilbab tersebut dengan nafsunya.


Sembari menciuminya tangan kananku meremas buah dada montok miliknya tersebut sedangkan tanganku yang kiri mulai membelai dan memainkan vaginanya. Sekitar 10 menit kulakukan urusan itu. Kemudian kupandangi wajahnya yang cantik masih terbalut jilbab nampak sedang terangsang sebab ulahku.


Terasa jemariku yang bermain di vaginanya mulai kebasahan dampak cairan kewanitaan yang terbit dari dalam. “Hmm…nampaknya dia benar-benar telah terangsang” ujarku dalam hati.


Gairah Cerita Sex Bu Firdha


Sejurus lantas kubalik tubuhnya sambil menunggingkan bokongnya yang sekal itu. Lalu kulebarkan kedua paha putih mulus guru berjilbab itu. Sembari memegang erat pantatnya dengan tangan kananku, tangan kiriku menuntun penisku menyodok perlahan ke dalam belahan vagina Firdha.


“Ouhh…”, desahnya dengan tubuh bergetar kala kupenetrasi liang surgawi miliknya. Perlahan tapi tentu penisku masuk sesenti demi sesenti dan rasanya sempit sekali. Dan akhirnya sesudah berjuang sejumlah menit penisku dapat menembus dalam-dalam hingga menyentuh dinding rahim miliknya.


“UUhhhh..”, hela nafasku sembari melirik kebawah. Kulihat batang penisku tidak seluruhnya masuk tersisa sesenti.


Dan yang tidak kusangka-sangka ternyata dari situ tidak tampak adanya darah tanda keperawanan. “Hmm…Sepertinya Firdha telah tidak lagi perawan”, ujar batinku tetapi tidak kupedulikan sebab yang urgen sekarang menyelesaikan birahi yang sekitar ini kupendam padanya habis-habisan.


Perlahan kugenjot tubuh sintal guru berjilbab ini sambil kedua tanganku mencengkram bongkahan pantatnya yang montok. Seperti joki yang memacu kuda. “Ohhh…nikmat sekali milikmu sayang…”, racauku sambil menggenjot penisku terbit masuk.


“Ouuhhh…uuuhh…ahhhh…ppakkk…dinnoo…”, balasnya mendesah sarat nikmat. Dari belakang bisa kulihat jelas kedua tangannya meremas-remas kasur menyangga nikmat.



Sedangkan kepalanya yang terbungkus jilbab menggeleng ke kanan dan ke kiri dengan wajahnya yang cantik nampak laksana terbuai oleh nikmatnya sodokanku dari belakang. “Plak…plakk…”, bunyi selangkanganku beradu dengan pantatnya yang sekal ini.


Sekitar 15 menit bisa kurasakan penisku telah tidak bisa lagi menyangga gejolak sperma yang bakal keluar. “Sayyanggh…akkkuuu…keluarr…nnih…!”, seruku yang bakal klimaks.


“Akkhh…ppakk…Dinn…”, sahut Firdha dengan wajah mendongak keatas yang ternyata pun akan menjangkau puncak orgasmenya.


“Ooohhh…”, desahku panjang ketika kubenamkan penisku dalam-dalam bersamaan dengan keluarnya spermaku kedalam vaginanya. Setelah terbit semua. kuambil rok panjang biru kepunyaan guru jilbab ini untuk mencuci penisku dan vaginanya dari cairan yang terbit baik dari kepunyaan kami berdua.


Setelah aku merasa kembali menemukan tenaga menggenjot Firdha, kuminta dia guna berbaring telentang. Tanpa melemparkan waktu segera kuaduk-aduk vaginanya.


Dia tampak sangat merasakan permainanku ini. Puas dengan posisi itu, gantian aku yang telentang, lantas kuminta dia menggenjot penisku dari atas.


Jepitan vaginanya terasa nikmat sekali. Genjotannya yang binal membuatku tidak dapat bertahan lama. Tujuh menit lantas aku memuncratkan spermaku di lubang kesenangan Firdha. Terlihat wajahnya yang manis mengindikasikan ekspresi kepuasan.


GAIRAH CERITA SEX


Sehabis tersebut kami ngobrol sebentar sambil menggunakan pakaian kami kembali. Dan dari situ hadir pengakuan bila dulu Firdha pernah nge-seks dengan pacarnya sebelum gunakan jilbab.


Sebelum berpisah aku menemukan kesepakatan dengan guru berjilbab ini bilamana aku berjanji tidak bakal pernah menyebarkan potret dan video yang kuambil di kamar mandi tadi, dia bersedia bersangkutan seks denganku lagi.


Tentunya beda kali dengan memakai pengaman! Setelah mendekap dan melumat bibirnya yang manis tersebut kami segera terbit sekolah sebab takut ketahuan orang lain.


Tak terasa hari nyaris gelap kulihat Firdha segera mengarah ke tempat parkir dan menutupi jilbabnya yang sarat sperma dengan helm sepeda motor, barangkali dia malu bila ketahuan terdapat sperma di jilbabnya.


Akupun segera kembali dengan senyum kepuasan di wajah sebab kutahu, mulai kelak aku bakal menjalani hari dengan sarat gairah birahi!


TAMAT

Cerita Sex Guru Yang Baik

 

Ngentot guru


Pengalaman saya kali ini berawal satu tahun yang kemudian, dekat pertengahan Januari 2015 kemudian. Dikala itu saya baru saja memperoleh kerjaku di kota Surabaya sehingga buat memperoleh rumah dalam waktu dekat tidak bisa jadi saya jalani sebab terus cerah saja, saya belum memperoleh tabungan yang lumayan buat membeli rumah.


Kesimpulannya saya putuskan buat kost didaerah dekat kantor. Kesimpulannya saya miliki tempat kost yang saya mau, butuh pembaca tahu, bunda kostku memiliki anak wanita yang dikala itu masih terletak dibawah bangku SMA, sebut saja namanya Sinta.


Sinta merupakan wujud yang menyenangkan bila dilihat, meski ia masih dibangku SMA, Sinta memiliki wujud badan yang montok serta sehabis saya banding- bandingkan, Sinta mirip dengan seseorang selebitris di Indonesia yang masih single hingga saat ini.


Oya, tadinya namaku Dimas, 30 tahun seseorang karyawan di salah satu industri di Surabaya.


Agen Slot Online


Pendek cerita, tanpa terasa saya menempuh masa kostku serta sebab saya tercantum orang yang supel, saya kilat menyesuaikan diri dengan area sekitarnya. Serta kepribadian saya itu membuat Sinta yang terus menjadi hari terus menjadi ranum dany, tergila- gila dengan saya.


Hingga sesuatu hari saya beranikan diri buat mencium bibirnya, diluar dugaanku Sinta membalas dengan buasnya.


Hingga kesimpulannya kegiatan itu jadi aktivitas teratur antara saya dengan Sinta, sepulang kantor ataupun menggunakan waktu- waktu hening di kost- kostan. Tiap melaksanakan perihal itu, tanganku yang nakal pula tidak kurang ingat menyelinap di balik CD nya serta sedikit menggesek- gesekan jari telunjukku di ujung clitorisnya.


Serta meski saya cuma menggesekkan adik kecilku namun tiap kegiatan itu, saya senantiasa menggapai klimaks. 3 tahun nyatanya waktu yang sedikit buat menikmati perihal itu. Hingga kesimpulannya saya wajib keluar dari kost- kostan serta Sinta wajib kuliah di kota dingin Malang.


Sehabis sekian tahun lamanya saya tidak mendengar berita tentang Sinta, di tahun 2016 saya iseng- iseng call Sinta di rumahnya serta walhasil dari percakapan awal di telepon tersebut, saya miliki no phone ia di Malang serta pula ia membagikan no HP.


Kesimpulannya kita berdua kerap kontak via telephone, meski saya telah berstatus tidak bujang lagi, namun ia senantiasa saja bilang jika masih sayang sama saya. Hingga kesimpulannya kita janjian buat ketemu dikala ia weekend, sebab tiap hari itu Sinta senantiasa giat kembali ke Surabaya.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku Yang Cantik


Pucuk ditunggu ulam juga datang, dengan perasaan deg- degan kesimpulannya saya berjumpa dengan wujud Sinta yang dahulu masih lugu serta genit, saat ini berkembang jadi wanita yang sexy, sintal dengan dimensi bra 34. Waw, terus menjadi saya menelan ludah tiap memandang badannya yang sexy.


“ Mas Dimas, gimana kabarnya,” tanya Sinta mengganggu pikiranku yang jorok.

“ Ee.. baik, gimana dengan kalian?” jawabku gugup.


Kita berdua menceritakan panjang lebar sehabis sekaian lama tidak ketemu, Hingga kesimpulannya saya wajib antar ia balik ke rumahnya di Surabaya.


“ En, kalian telah memiliki pacar..?” tanyaku.

“ Lagi blank nih Mas..” jawab Sinta tangkas


“ O yah, kalian masih inget tidak dikala saya ajarin kalian berciuman dahulu?” godaku.

“ Ihh, Mas Dimas emang nakal kok,” sembari mencubit lenganku.


“ Aow..,” saya meringis kesakitan.

“ Kalian ingin tidak jika saya terusin pelajarannya,” tanyaku sekali lagi.


“ Ingin aja asal Mas yang ajarin,” jawaban Sinta membuat saya merinding. Sehabis kita bercanda serta menceritakan panjang lebar, kesimpulannya saya menawarkan diri buat ketemu minggu depannya lagi.


“ Sinta, minggu depan ketemu lagi ayo,” ajakku.

“ Boleh deh Mas..,” jawab Sinta dengan riang.


“ Tetapi nginep ya di hotel?” godaku.

“ Lho mengapa?” Sinta balas bertanya.



“ Katanya ingin lanjutin pelajarannya..” saya berupaya memancing.

“ Nakaall Mas Dimas.. nih.”


Tanpa terasa kesimpulannya Sinta wajib turun di dekat rumahnya.

“ Ma kasih ya Mas, hingga ketemu minggu depan,” sembari pamit Sinta mengecup pipiku. Alamak, darah mudaku bergejolak menerima sentuhan bibirnya yang mungil.


Saya perhatikan lenggak- lenggok pinggulnya meninggalkan mobil starletku, sambil saya membayangkan seandainya saya dapat menikmati badan kalian Sinta, duh betapa bahagainya diriku.


Baca Pula: Menikmati badan istri sahabat sendiri yang luar biasa


Satu minggu tanpa terasa saya lewatin, sampailah saya ketemu dengan Sinta. Kali ini saya telah booking hotel berbintang di pinggiran kota buat satu malam. Pas jam 16. 30, sepulang kantor saya bergegas mengemasi pekerjaan saya serta meluncur di tempat yang telah kita sepakati bersama.


Bulu kudukku merinding dikala ia merambah mobilku, parfumnya yang harum sontak menggugah saraf kelaki- lakianku.


Tanpa pikir panjang, saya lekas meluncur mengarah hotel yang telah saya booking satu hari tadinya. Jujur saja, buat Sinta ini merupakan perihal yang awal masuk di hotel, sehingga ia sedikit kaku buat area yang terdapat. Sehabis chek ni, saya bergegas mengarah lift buat langsung ke kamar.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku


“ Mas, saya ingin mandi dahulu ya..?” pinta Sinta.

“ Oke silahkan, apa ingin saya mandiin,” godaku.


“ Tidak ah, bandel Mas Dimas nih..” sembari menanggapi semacam itu, Sinta bergegas mengarah kamar mandi, dengan dibalut sehelai handuk, Sinta berjalan gontai mengarah kamar mandi.


Mataku betul- betul tidak dapat berkedip memandang panorama alam badan Sinta yang betul- betul menggairahkan. Pikiranku melayang dikala membayangkan kemolekan badannya.


20 menit selanjutnya Sinta keluar kamar mandi dengan memakai gaun tidur yang tipis, sampai membuat darah saya naik ke ubun- ubun. HElvik namun saya berupaya mengatur gejolak nafsuku di depan Sinta sebab memanglah di depan ia, saya merupakan figur seseorang kakak yang baik.


“ O ya Sinta, kalian ingin makan apa sekaligus pesannya,” tanyaku buat menutupi gejolak bathinku.

“ Terserah Mas deh,” jawabnya.


Pendek cerita, waktu telah menampilkan jam 20. 15 menit serta tanpa terasa kami telah menceritakan panjang lebar, buat hanya melepas kangen. Kita berdua bercengkrama, bercanda cerita tentang apapun, hingga kesimpulannya..



“ En, kalian sungguh- sungguh ingin lanjutin pelajarannya,” tanyaku sungguh- sungguh.

“ He eh Mas Dimas,” jawabnya.


“ Sinta..” saya tidak meneruskan pertanyaanku sebab dengan kilat saya langsung menyerbu bibir Sinta yang mungil.


“ Mas..” Sinta mendesah sembari memeluk badanku erat, tangannya yang nakal mulai meraba wilayah sensitifku, sesekali memainkan rambutku. Sinta mengelus kudukku sehingga membuat saya terangsang hebat.


Lidah Sinta yang bandel, sesekali mengimbangi lidahku yag menjelajahi segala bibirnya. Jemariku mulai bergerilya buat melepas pengait BH Sinta. Pengait BH nya terlepas,


“ Mas.. kalian memanglah guru yang baik,” sembari saya benamkan dalam- dalam wajahku dalam belahan payudaranya yang montok.


Dekat 15mnt saya bercumbu dengan Sinta, saya terus menjadi penasaran dengan apa yang terdapat dibalik CD nya.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost


Dengan lama- lama saya mulai berupaya membuka CD yang dikenakan oleh Sinta serta aktivitas saya terus menjadi gampang sebab Sinta berupaya mengangkut pantatnya sehingga mempermudah saya buat mempreteli CD nya.


Alamak! bulu yang berkembang masih halus sekali serta baunya wow.. ranum sekali fresh, tanpa berpikir panjang saya lekas membuka kedua pahanya serta mengunci dengan lenganku sehingga Miss V Sinta yang masih merah terpampang jelas didepan mataku.


Dengan usapan halus, lidahku yang nakal mulai menjelajahi tiap milimeter permukaan Miss V Sinta. “ Oh.. Mas Dimas.. asik sekali Mas.. ughh,” rintih Sinta dikala lidahku mulai bandel mengungkap lubang surganya.


Badan Sinta semacam cacing kepanasan menerima tiap jilatan lidahku, hisapan lidahku serta sesekali mengangkut pantatnya dikala lidahku masuk dalam- dalam lubang vaginanya. Sesekali tangannya meremas rambutku yang sedikit gondrong, serta perihal itu membuat gairahku terus menjadi naik.


“ Mas Dimas.. lezat sekali Mas.. oh.. mengapa tidak dulu- dulu Mas,” rengek Sinta sembari memandang lidahku lagi mengerjai vaginanya.


Clitorisnya yang terus menjadi membengkak memudahkanku buat membuat Sinta melayang. Nyatanya Sinta type orang yang gampang orgasme teruji 15 menit awal ia mengerang sembari menaik turunkan pantatnya.


“ Mas.. Mas Dimas, Sinta kebelet berkemih Mas.. aduh,” rintih Elvi.

“ Berkemih aja sayang di mulut Mas..” jawabku.



“ Mas.. aduh.. Sinta tidak kokoh..” Sinta menjerit lirih sembari menggapitkan kedua pahanya di kepalaku. Dengan cekatan saya langsung membuka lebar mulutku serta cairan yang keluar begitu banyak sehingga saya merasakan minum air putih.


“ Aduh Mas Dimas.. telah sayang.. uh.. nikmat sekali Mas, kalian memanglah pandai dalam bercinta aakhh..” kata Sinta. Saya tidak mendengar kan rintihannya, sebab saya berkonsentrasi buat ronde selanjutnya sebab saya mau Sinta merasakan nikmatnya bercinta dengan saya.


Baca Pula: Selingkuh dengan pembantu buat balas dElvim kepada istriku


Sehabis cairan yang keluar saya bilas dengan metode saya jilatin, Sinta kembali terangsang dikala clitorisnya saya gesek dengan batang kemaluanku.


“ Wow.. panjang sekali Mas Dimas.. saya suka banget.”

Sinta mulai menjilati serta mengulum batang kemaluanku, kayaknya ia sangat pandai mengoral laki- laki.


“ Aakhh.. Sinta.. kalian pinter tuh,” erangku. Sinta tidak menanggapi pujianku, ia terus menjadi lahap menelan serta mengulum dan meghisap penisku, saya merem melek tiap penisku masuk dalam mulutnya.


Dasar saya, dengan kecepatan yang tidak diprediksi, saya langsung mencapai selangkangan Sinta sehingga posisi kami jadi 69. Kita berdua silih membuat rangsangan pada daerah- daerah yang sensitif.


Tidak selang berapa lama, “ Mmm, Mas Dimas.. saya.. berkemih lagi.. oh..” Sinta menggelepar kedua kalinya menerima serbuan lidahku serta saya tidak tinggal diam, lekas saya membalikan badan Sinta dihadapanku serta,


Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku Yang Cantik


“ Sinta kalian masih virgin?” tanyaku.

“ Bisa jadi telah tidak Mas,?” jawab Sinta.


Saya sedikit kaget sambil bertanya,“ Siapa yang jalani awal?”

“ Saya sempat jatuh Mas, terus ngeluarin darah.”


Sembari membisikna kata mesra, saya berupaya mencari lubang buat adik kecilku yang telah mulai mengencang 7 kali lipat dari umumnya. Dengan dorongan sisa cairan yang masih terdapat di dekat Miss V Sinta, penisku mulai mencari lubangnya serta bless.


“ Mas Dimas.. lezat sekali sayang.”

Sinta menolong memudahkan saya buat memasukan penisku, sembari mendekap tubuhku, ia mulai memutar pinggulnya, sehingga penisku terasa terdapat yang memijit.


“ Ooh.. Mas Dimas, mengapa tidak dari dahulu kau bagikan kenikmatan ini padaku..” Sinta berkelenjotan menerima sodokan penisku.


“ Crek crekk crek” penisku keluar masuk dalam lubang vaginanya yang telah mulai becek serta basah kuyup.

“ Mas.. Sinta, berkemih lagi.. ahh..” Sinta menjerit panjang dikala orgasme yang ketiga diraihnya.


Saya telah tidak mempedulikan kondisi ia yang masih lemas sehabis 3 kali orgasme, saya langsung membalik badan Sinta sehingga posisi Sinta saat ini semacam doggy gaya. Dengan bebas saya dapat mengentot Sinta dari balik dengan keringat bercucuran.



“ Mas.. kalian memanglah jago.. ooh.. uughh..” Sinta merintih dikala penisku masuk seluruh hingga pangkal batang kemaluanku.


Tangannya yang halus cuma dapat mencengkeran seprei hotel dikala menahan kenikmatan yang saya bagikan. Pikiranku cuma satu, saya wajib dapat membagikan kepuasan yang abadi buat Sinta, sehingga jika ia perlu lagi tentu mencariku.


45 menit telah pergumulan ini terjalin, entah berapa kali telah Sinta orgasme. Hingga kesimpulannya saya sendiri telah merasakan klimaks telah di ubun- ubun.


“ Sinta.. Mas ingin keluar nih..,” rintihku.

“ Iya Mas, jangan dikeluarin didalam ya Mas..,” pinta Sinta.


“ Iyaa.. sayang.. duh, badan kalian betul- betul montok sayang.. uughh.”

Saya merintih dikala ia mulai meggoyang buat ke sekian kalinya, edan wanita muda yang dahulu saya tahu masih lugu, saat ini telah jadi pasanganku buat bercinta.


“ Sinta.. ohh Mas keluar..,” sedini kilat saya mencabut penisku serta memusatkan ke mulut Sinta.

“ Aowww..” spermaku muncrat diwajah Sinta. Sinta menjilati penisku dengn lahap hingga tidak tesisa sedikitpun spermaku yang keluar.


“ Mas, kalian memanglah guru jempolan.. saya telah 9 kali orgasme, Mas Dimas baru sekali.. kalian hebat Mas,” cerita Sinta.


“ Kalian suka sayang,” tanyaku.

“ Suka banget, kalian maukan senantiasa bagikan kenikmatan itu untukku?” balas Sinta bertanya.


CERITA SEX GURU YANG BAIK BUAT ANAK IBU KOST KU


“ Iya sayang, saya janji membagikan kenikmatan itu.”

Sinta memelukku serta membimbing saya buat ke kamar mandi, serta dalam kamar mandipun saya pula melaksanakan lagi hingga jam 3 dini hari.


Sangat romantis bercinta dengan mantan anak bunda kost, sebab ia pula baru awal ini hadapi orgasme yang luar biasa serta hingga saat ini saya masih kontak- kontak sama ia, tepatnya dikala ia perlu, saya lekas atur jadwalku.

Cerita Sex Maaf Kan Saya Suami Ku Tersayang

 

Ngentot tkw taiwan



Saya merupakan cerita sex seseorang perempuan karier berusia 28 tahun serta mempunyai suatu keluarga yang sangat aku sayangi. Suamiku bukan orang Indonesia, ia merupakan orang Taiwan serta kami mempunyai seseorang anak wanita yang sangat menawan serta telah berumur 8 tahun saat ini ini.


Ikatan pernikahan kami sangat rukun serta kami tidak sempat hadapi permasalahan dengan ikatan intim maupun keuangan sebab walaupun bagaimanapun baik saya serta suamiku memiliki posisi yang sangat bagus di perusahaannya masing masing.


Suamiku kerap kembali berangkat dari Taiwan ke Indonesia serta senantiasa singgah ke Somalia saat sebelum ke Jogja, perihal ini diakibatkan sebab ia bekerja di Taiwan terlebih ia tidak begitu dapat dalam bercakap- cakap bahasa Indonesia sehingga di dalam kehidupan perkawinan kami,


kami senantiasa memakai bahasa mandarin ataupun bahasa Inggris, sehingga anak kami yang bernama Melinda mengusai 3 bahasa.


perempuan sexy Bercinta dengan lelaki lain di dikala suamiku meninggal


Saya sangat mencintai suamiku. Ia senantiasa kembali ke Jogja tiap 2 minggu sekali namun meski demikian, saya tidak merasa kesepian serta tidak terdapat kemauan buat melaksanakan affair dengan pria lain meski yakin ataupun tidak,


banyak sahabat laki- lakiku di mari kerap mengajakku kencan serta terdapat pula yang mengajak bercinta secara terang- terangan sewaktu suamiku tidak terdapat di Indonesia, namun saya senantiasa menolaknya dengan bermacam alibi sebab saya sangat menyayanginya.


Agen Slot Online


Sesuatu hari di malam hari bertepatan pada 31 Oktober 2000( sebagian hari yang kemudian), saya baru saja menyajikan makan pagi malam buat Melinda serta buat diriku sendiri. Melinda melahap masakan char siew buatanku yang jadi salah satu kegemarannya sehingga membuat badannya terus menjadi gendut.


Sewaktu kami lagi makan, seketika telepon berdering serta aku menunda makan pagi malam aku buat menerima telpon tersebut.


Nyatanya, orang di telepon itu merupakan suamiku sendiri yang berkata kalau malam ini ia terletak di Taiwan airport bersama sahabat bisnisnya. Ia mengatakan kalau ia kangen sekali buat bercinta denganku serta ia mengatakan kalau sehabis bisnisnya di Taiwan berakhir,


ia hendak langsung ke Jogja buat bercinta denganku. Obrolan 30 menit kami terpaksa menyudahi sebab terdapatnya suara perempuan di latar belakangnya kalau ia mesti“ boarding” sebab pesawat hendak diberangkatkan. Dengan perasaan pilu serta jengkel, saya terpaksa mengakhiri obrolan kami.


Buat melenyapkan perasaan kesalku, saya mendekati anak perempuanku yang lagi asik bermain dengan Play Station serta saya turut bermain dengannya.


Sewaktu saya lagi bermain- main dengan anakku, telepon berdering kembali serta saya menyangka itu dari suamiku, nyatanya orang yang meneleponku merupakan adik kandungku serta ia semacam hendak mengatakan suatu dengan perasaan pilu serta saya mengetahuinya sebab ia gugup sekali sewaktu hendak berdialog denganku.


Cerita Sex Maaf Kan Saya Suami Ku


Tidak lama, kesimpulannya ia menggambarkan kalau ia baru saja mendengar serta melihat suatu musibah pesawat terbang di CNN serta ia mengatakan suatu no pesawat SQ006 yang membuat hatiku jadi sirna berkeping- keping sebab suamiku yang sangat kusayangi terletak di dalamnya.


Saya tiba- tiba menangis serta merasa lemas di segala tubuh, setelah itu saya tidak ingat apa- apa sehabis itu. Sehabis saya siuman dari pingsanku, adik perempuanku yang meneleponku tadi terletak di sisiku bersama suaminya serta anakku.


Memandang mereka, saya jadi menangis kembali serta mereka menganjurkan supaya saya berangkat ke Taiwan dikala itu pula, saya mengiyakan mereka serta sehabis saya siap,


saya langsung berangkat ke Airport dengan memakai taksi sedangkan adikku serta suaminya menemani Melinda buat sebagian hari sepanjang saya berangkat ke Taiwan.


Baca Pula: Cerita dewasa terkagum kagum dengan badan lembut tetanggaku


Sepanjang ekspedisi, saya tidak henti- hentinya menangis di dalam hati sebab saya tidak ingin orang- orang di sekitarku ketahui kalau saya lagi menangis.


Kesimpulannya saya hingga pula di Taiwan serta saya langsung mencari kantor Somalia Airline serta mencari orang yang mengenali secara jelas apa yang terjalin dalam insiden tersebut serta mengkorfimasikan pada mereka kalau suamiku merupakan salah satu korban di dalam musibah tersebut.



Sehabis saya mengenali jenazah suamiku yang telah tidak berupa lagi, saya duduk seseorang diri di salah satu bangku serta badanku lemas seluruhnya. Saya masih bengong saja serta tidak ketahui mesti berbuat apa apa sehabis mengidentifikasikan jenazah suamiku hingga seorang laki- laki Taiwan menegurku.


Sehabis kami bercakap- cakap, saya mengenali kalau pria yang mengaku bernama Sam Yam ini kehabisan istri serta anaknya di dalam musibah yang pula dirasakan oleh suamiku.


Saya pula terus menjadi lama terus menjadi tidak paham kenapa kesimpulannya saya akrab dengan Sam Yam yang baru saja kukenal. Ia mengajakku ke suatu restaurant yang tidak jauh dari Chiang Khai Sekh Airport.


Kami silih bercakap- cakap menimpa kehidupan kami tiap- tiap serta Sam memesan 2 botol anggur merah serta kami berdua bersama meminum anggur merah yang ia pesan buat melenyapkan kesedihan serta kedukaan yang kami natural masing masing.


Saya memanglah tidak sempat minum anggur sepanjang hidupku sehingga sebagian teguk anggur merah itu membuatku jadi mabuk. Saya masih ingat kalau Sam menggendongku ke mobilnya di dikala saya telah mabuk sembari saya ngomong ngalor- ngidul tidak karuan.


Sepanjang di mobil Sam, saya kembali menangis, tertawa serta menggoda Sam yang lagi menyetir serta dikala itu saya betul- betul tidak ketahui ke mana Sam hendak membawaku berangkat.


Cerita Sex


Kesimpulannya saya merasakan mobil Sam menyudahi di sesuatu tempat serta saya masih mabuk serta saya cuma merasakan kalau badanku lagi digendong oleh Sam ke apartemen serta kesimpulannya datang di sesuatu ruangan kamar yang saya percaya itu merupakan kamar tidurnya sebab setelah itu saya dibaringkan oleh Sam di ranjang tersebut.


Sam berangkat meninggalkanku seseorang diri di ranjang tersebut serta saya terus berteriak- teriak memanggil nama suamiku dalam bahasa Mandarin serta kadang- kadang saya tertawa serta kadang- kadang saya menangis.


Saya betul- betul tidak siuman atas apa yang terjalin dengan diriku serta yang saya ketahui kalau saya telah semacam orang edan yang tertawa serta berdialog pada diri sendiri.


Sebagian menit setelah itu, Sam tiba kembali ke ranjang di mana saya lagi tiduran sebab saya melihatnya samar- samar dalam kondisi mabuk. Saya mencermati kalau ia lagi membalut wajahku dengan kain yang telah bercampur dengan es. Saya ketahui kalau ia mau membuatku siuman dari perasaan mabuk serta teler akibat red wine itu.


Disaat Sam lagi melap wajahku dengan kain merah itu, saya langsung memeluk Sam pastinya dalam keadaanku yang masih tidak siuman.


https://ceritasexselingkuh.wordpress.com/2021/06/23/cerita-ngentot-janda-gersang/

Dikala itu, saya menyangka kalau Sam merupakan Wang Hui( suamiku) sehingga saya terus saja menciumnya dengan penuh nafsu serta kayaknya Sam turut hanyut dalam ciumanku serta mulai menciumku dengan penuh mesra serta bisa jadi pula ia menyangka saya semacam istrinya yang sudah wafat.


Tanganku mulai turun serta mengelus kejantanannya yang sudah membeku semacam baja. Sam mulai menyambutnya dengan mencium segala wajahku semacam orang yang telah lama tidak melaksanakan seks. Mulai dari keningku, setelah itu hidung,


serta kesimpulannya mulutku. Saya membalas ciumannya serta kesimpulannya kami French Kissing. Lidah kami berjumpa serta bergelut.


Maaf Kan Saya Suami Ku Tersayang


Tubuh kami mulai menampilkan isyarat kalau game ini hendak jadi menarik. Tangannya mulai membuka pakaian piyamanya. Tanpa membebaskan French Kiss kami, ia membuang bajunya serta mulai membebaskan BH- ku ke lantai.


Tangan nakalnya mulai memainkan payudaraku yang indah. Tangannya mulai membebaskan pakaianku serta tidak lama celana dalamku pula menyusul terhempas di lantai apartemennya. Ciuman kami terlepas buat mengambil napas. Napas kami mulai jadi berat serta kami bergerak bagi insting kami.


Sam mulai menciumi leherku serta terus turun ke arah payudaraku. Sam menciumi payudaraku serta menjilati puting susuku.


Sehabis cukup puas dengan payudaraku, tangannya mulai bermain di bibir kewanitaanku. Sam memasukkan satu jari serta merasakan bibir kemaluanku mulai membasah. Sam tidak ingin buang- buang waktu lagi. Sam terus menjilati bibir kemaluan serta klitorisku. Langsung saja saya mengerang dengan nada penuh kepuasan.


Sembari terus menjilati klitorisku, Sam memasukkan 2 jari ke liang kewanitaanku. Tangan Sam yang satunya menciptakan payudaraku serta mulai mencubit- cubit ringan puting susuku. Saya mengerang dengan gembira serta cairanku mulai tumpah serta saya sudah menggapai orgasme yang keras.


Sam tidak hirau, dengan ganas ia dorong maju mundur jemarinya serta dangan keras ia jilati klitorisku. Saya menemukan orgasmeku yang saya sendiri tidak ketahui itu yang keberapa.


Batang kemaluannya yang semenjak tadi keras serta online siap- siap dimasukkan lubang cintaku. Saya menciumnya sembari terus menyebut nama suamiku yang sudah wafat.


Sehabis itu, saya langsung mengulum batang kemaluannya serta saya langsung meletakkan kemaluanku di atas mukanya.



Langsung saja kujilati. Dalam posisi 69 ini, kami silih memuaskan satu sama yang lain. Tidak lama, saya merasa cairan wanitaku hendak keluar.“ Wang Hui, I’ meter cumming..” saya terus menyebut nama suamiku tanpa menyadari kalau pria yang lagi kusetubuhi merupakan orang asing yang baru kukenal dalam 1 hari.


Kami sangat kecapaian serta tiduran sebentar. Warnanya Sam masih hot. Saya masih memegang- megang batang kemaluannya serta genggamanku mulai bergerak naik turun. batang kemaluannya yang masih belum kokoh langsung saja berdiri tegap.


Saya duduk mengangkang serta mengendarai batang kemaluannya. Badanku naik turun berirama. Tangannya memainkan puting susuku yang mulai membeku dalam pegangannya. Ia mulai mengerang serta berteriak,“ Lezat!”. Pinggulku pula ikut bergerak naik menjajaki irama Sam.


Isyarat ejakulasi mulai timbul serta irama kami terus menjadi lebih kilat.“ Ooh.. ooh..” Kami berdua mengerang bertepatan serta kesimpulannya saya merasakan otot- otot liang kewanitaanku membeku serta cairan manisku tumpah ke atas batang kemaluannya.


Pada dikala itu pula batang kemaluannya menembakkan cairan laki- lakinya ke dalam liang kewanitaanku serta saya merasakan sensasi yang senantiasa kurindukan.


Kami tidak berpakaian kembali. Kami berdua tidur berpelukan. Besok paginya, saya sangat kaget kala memandang tubuhku yang dalam kondisi telanjang. Saya membangunkan Sam yang tidur sembari memeluk tubuhku dengan mesranya. Saya menanyakan apa yang terjalin dengan diri kami.


Maaf Kan Saya Suami Ku


Sam menggambarkan segala peristiwa yang dirasakan oleh kami sepanjang tadi malam serta saya langsung kaget serta meninggalkan rumah Sam dengan berjuta penyesalan.


Dengan beribu ribu penyesalan, saya langsung kembali ke Airport buat menemui jenazah suamiku serta saya berharap ia ingin memaafkan apa yang terjalin antara saya dengan orang yang baru saja kukenal, Sam Yam.


Maafkan saya, suamiku sayang serta selamat tinggal sayangku. Saya berjanji kalau saya tidak hendak melaksanakan perihal itu lagi. Para pembaca, bisakah kamu memberitahu kepadaku apakah ini seluruh kesalahanku? Silahkan pendapat ya..


TAMAT

Tag

cerita dewasa, cerita ngentot hyper, cerita sex hot bergambar, mamah muda, mesum

Kategori

CERITA SEX

Membalaskan Cerita Sex Dendam Istri Teman

Post author

Oleh Wirahadi Putra Lesmana

Post date

Juni 18, 2021

1 Komentar pada Membalaskan Cerita Sex Dendam Istri Teman


Dia memang Cerita Sex seorang perempuan yang lumayan menarik, umurnya lebih tua dua tahun dariku, dan dia ialah istri rekan kantorku.


Laila, namanya, mempunyai tinggi badan yang lebih kecil dariku, selama 160 cm dan mempunyai kulit yang dapat dibilang lebih putih daripada orang-orang Indonesia kebanyakan, namun dia bukanlah keturunan chinese.


istri teman ngentot istri rekan kantor


Di kantorku aku adalahsatu-satunya keturunan chinese, tinggi badan selama 172 dan tidak gemuk, yah, lumrah lah.


Di kantor ini aku menempati jabatan sebagai wakil kepala akunting. Aku sebetulnya tergolong baru bekerja di perusahaan ini, baru sekitar setahun dan aku sudah lumayan akrab dengan di antara pegawai yang mempunyai nama Rian.


Aku pernah diajak berangjangsana ke rumahnya di wilayah Jakarta Utara. Disinilah tadinya perkenalan aku dengan Laila.


Pada pandangan kesatu, aku memang telah menyadari keelokan Laila tetapi pikiran tersebut aku buang jauh-jauh sebab menyadari bahwa dia ialah istri rekan aku.


Agen Slot Online


Pembicaraan di lokasi tinggal Rian dilangsungkan cukup lama dan lumayan akrab sekali. Rian bermukim bertiga dengan pembantunya dan istrinya. Aku sendiri sempat santap malam di lokasi tinggal mereka.


Harus aku akui, sambutan mereka di rumahnya benar-benar menciptakan aku merasa kerasan dan hendak berlama-lama terus disitu namun akupun kesudahannya harus pulang pun ke rumah.


Setelah pertemuan itupun sikap aku terhadap Rian dan kebalikannya pun biasa-biasa saja, tidak terdapat istimewanya. Sampai sebuah minggu senja jam 3-an handphoneku berbunyi, ternyata dari lokasi tinggal Rian. Aku pikir Rian yang menghubungi sebab perlu sesuatu, ternyata yang kedengaran ialah suara wanita.


“Halo, ini Heru ya?”, kata suara disana.

“Ya, ini siapa ya?”, jawabku.


“Aku Laila, istri Rian. Masih inget ga?”

“Oh, iya, masih inget. Aku kira siapa..? terdapat apa nih Lai?”


“Gini her, aku hendak ketemu dengan kamu. Boleh aku ke lokasi tinggal kamu? Kamu lagi sendirian di rumah?”

“Boleh aja, dulu aku pernah ke lokasi tinggal kamu, kini boleh aja kalian main ke lokasi tinggal aku. Kalian datang berdua?”


“Nggak, aku datang sendiri saja. Rian sedang pergi dengan temannya.”

Sempet takjub juga aku mendengar pengakuan itu. Ada apa gerangan? Mau apa Laila ke lokasi tinggal aku sendirian sore-sore begini? Banyak benak campur aduk di otakku.


Membalaskan Cerita Sex Dendam Istri Teman Kantor Ku


“Halo.. halo.. haloo.. Heru, anda masih disitu?”

“Eh.. oh.. iya Lai.. Oke, anda boleh ke rumahku kok sekarang. Aku cuman bingung aja inginkan siapin makanan apa bikin kamu.”


“Ngga butuh repot-repot lagi her, biasa aja. Aku berangkat yah sekarang.”

Jarak antara rumahku dengan lokasi tinggal Rian memang lumayan jauh, rumahku terletak di wilayah Jakarta Barat sementara Rian di Jakarta Utara.


Perlu waktu selama 45 menit untuk hendak ke rumahku andai dari Jakarta Utara. Rumahku tidak terlampau besar mempunyai halaman depan yang lumayan untuk satu mobil. Aku merawat sepasang anjing jenis ukuran yang tidak dapat besar. Rumahku mempunyai 4 ruangan kamar, satu kamar terletak di loteng rumah.



Sebenarnya ini ialah rumah orang tuaku, tetapi mereka ketika ini sedang pergi terbit negeri sampai-sampai tinggallah aku sendiri di lokasi tinggal dengan seorang penolong yang tidak menginap, pembantuku ini melulu datang pada pagi dan senja Heru sesudah aku kembali kerja dan pada Heru sabtu atau minggu, dia datang pagi Heru untuk mencuci rumah.


Sedangkan anjing-anjingku aku sengaja sediakan santap dan minumnya berlebih di lokasinya supaya mereka tidak kehausan dan kelaparan andai aku pergi kerja.


Setelah mencuci rumah seadanya, aku menantikan kedatangan Laila sambil menyaksikan televisi. Sambil menunggu, pikiranku tidak dapat konsen ke TV.


Banyak benak yang berkecamuk dalam otakku tentang kedatangan Laila yang sendirian ke rumahku. Sekitar separuh jam menantikan akhirnya tersiar suara mobil di depan rumah.


Aku segera terbit untuk melihat; ternyata memang Laila yang datang sendirian. Langsung saja aku persilahkan dia masuk, begitu menyaksikan ada tamu, langsung saja anjingku pada ribut.


Membalaskan Cerita Sex Dendam Istri Teman Kantor


“Ehh.. anda pelihara anjing ya, lucu bangeet”, kata Laila seraya mendekati anjingku kemudian mengelusnya.

“Iya. Kamu suka anjing juga”

“Suka banget”


Kemudian aku persilahkan Laila masuk dan duduk di ruang tamu sedangkan aku menyiapkan minuman guna dia.

“Kamu kok tidak datang bareng Rian? Biasanya kemana-mana berdua melulu?”


“Memangnya mesti sama dia terus bila kemana-mana?”

“Iya dong, lagipula kamu kini datang ke rumahku, bila ketauan sama dia kan, ntar gimana jadinya nanti?”


“Ah.. sudahlah, urusan kayak begituan biar aku yang urus dengan Rian”, Kata Laila lebih lanjut.

“Gini her, aku hendak ngobrol-ngobrol sama anda nih mengenai masalah bisnis.”


Kamipun berkata masalah bisnis, ternyata dia kerumahku untuk berkata mengenai bisnis baru yang bakal dirintisnya dan meminta bagaimana pendapat aku dari sisi akunting dan manajemennya.


Pembicaraan tersebut dilangsungkan kurang lebih sekitar satu jam. Sambil berkata konsentraasiku agak terganggu sebab duduk berdampingan dengan Laila dan nyaris berdekatan. Kadang-kadang bila sedang bicara bertatapan hendak sekali rasanya menghirup bibirnya soalnya melulu berjarak selama 45 cm.



Saat tersebut Laila berpakaian lumayan sederhana, melulu mengenakan kaos dan celana jeans. Namun aku suka sekali bilamana melihat wanita yang berpenampilan laksana itu. Sedangkan aku sendiri tadinya melulu memakai celana hawaii dan kaos tapi sesudah kedatangan Laila, aku langsung mengubah dengan celana panjang.


Akhirnya pembicaraan tentang bisnis juga selesai, kamipun bersandar lega di sofa yang kami dudukin. Sekarang otakku benar-benar telah gak karuan deh, pengin rasanya untuk menghirup Laila namun bagaimana caranya?


Otakku memutar dengan keras dan kesudahannya aku memungut keputusan untuk mengupayakan menyenggol tubuhnya. Tanganku dengan sengaja aku bentangkan kedepan badan dia seolah-olah aku sedang meregangkan otot dan menyentuh tangannya.


Membalaskan Cerita Sex Dendam


“Kamu cape ya Her sesudah ngomongin bisnis?”, kata Laila.

“Iya nih, kalo dipijit enak nih kayaknya”, pancingku.


“Sini biar aku pijitin”, kata Laila seraya memegang punggungku.

“Ntar dulu ah, mao nyalain musik dulu”


Akupun mulai mengobarkan musik, maksduku agar suasananya nyaman. Kemudian aku mulai duduk membelakangi Laila dan ia mulai memijit punggungku.


“Gimana Her? Enak gak pijitanku?”, kata Laila disamping telingaku.

“Enaak..”


Akupun memalingkan wajah menghadap Laila maksudnya hendak bicara sesuatu tapi sebab wajah kita berdampingan seperti itu, aku tak sempat tidak tau inginkan omongin apa.


Situasi saat tersebut sempat hening sebentar, kemudian entah siapa yang mulai, kamipun berciuman dengan sarat hasrat.


Langsung aku mengembalikan badan dan mendekap tubuh Laila dan membaringkan dia di sofa. Laila melulu diam saja diperlakukan laksana itu. Sepertinya dia merasakan banget ciuman ini. Aku tidak mendengar suara apapun dari Laila, hanya..


“Mmh.. urm.. ss..”

Itulah yang tersiar pada masa-masa kami ciuman. Aku menciumi bibirnya dengan paling lembut meskipun aku sebetulnya bernapsu banget.



Dengan lembut aku mainkan lidahnya, bibirnya. Aku memainkan lidahku didalam mulutnya, kadang-kadang aku tarik lidahnya dengan gigiku ketika ada di dalam mulutku. Sambil berciuman aku menyaksikan matanya, ternyata dia menciumku seraya memeramkan matanya, sungguh pemandangan yang meningkatkan laju birahiku.


Aku terus menciumi bibirnya, kadang ciumanku lari ke kupingnya serta lehernya. Sengaja aku tidak terlampau napsu menciumi lehernya agar tidak membekas yang dapat mencurigakan.


Demikian pun dengan Laila, ia menciumi semua wajah dan leherku dengan bibirnya, saat tersebut perasaan geli seakan-akan hendak memeluk Laila erat-erat sungguh tak tertahankan.


Sejenak lantas kami mengehentikan akivitas kami sebab handphone Laila berbunyi, “Kamu angkat dulu deh, siapa tahu suami kamu”, kataku seraya tersenyum.

“Oke”, jawabnya tersenyum pula.


Lalu Laila mengusung telpon dan memang benar dari Rian suaminya. Begitu tau dari suaminya, aku langsung mendekati dia, maksudnya untuk memperhatikan pembicaraan mereka dan menolong kalau-kalau Laila tidak dapat jawab.


Tapi aku tiba-tiba berubah benak dan mendekati Laila dan mendekap dia dari belakang seraya menjilati kupingnya.

Laila sempat berbalik dan memelototi aku namun aku tidak perduli. Aku tetap mendekati dia dan menjilati lehernya.


Membalaskan Cerita Sex


Tangankupun mulai menyusup ke dalam kaosnya dan lebih dalam lagi menyusup ke dalam BH-nya. Akupun dapat menjamah putingnya. Begitu aku menikmati putingnya, aku juga mulai memainkannya dengan jari-jari tanganku.


Sementara tersebut Laila telah tidak dapat mencegahku lagi, diapun mulai menikmatinya dan malahan dia membuka kaosnya dan duduk di sofa kembali.


Semua itu dilaksanakan sambil ia berkata dengan suaminya di telpon. Laila memberikan dalil bahwa dia sedang jalan-jalan di suatu gallery busana. Aku pun segera mencungkil baju dan celana panjangku.


Ketika Laila telah duduk di sofa, akupun mulai menciumi tetenya, aku meremas-remas payudara Laila dengan napsu, aku jilatin putingnya dan kadang aku gigit putingnya dengan bibirku. Aku lalu menyaksikan ke wajah Laila.. wahh.. wajah yang pasrah namun dia masih menyaksikan ke aku seraya memberi isyarat bahwa dia lagi telpon.


Sebenarnya dia telah tidak tahan lagi hendak melepas semuanya tapi sebab ia masih nelpon maka ia terpaksa menyangga semua gejolak tersebut.


Aku tau bahwa ketika ini dia sedang berjuang sekuat tenaga guna tidak berteriak ataupun mendesah sebab rangsanganku; yang Laila dapat lakukan ialah menggeliat-geliat tidak keruan berbaring di atas sofa di bawah tubuhku.



Ketika lantas telpon telah selesai, Laila langsung menerbitkan gejolak yang terbendung dari tadi, “Aahkk.. Harrii..”, teriak Laila.


“Gila anda ya her, tersebut tadi kan si Rian, bila aku kebablasan tadi gimana coba?”, katanya memarahi namun dengan nada menggoda.


Aku hanya tersenyum saja, “Tapi anda suka kan Lai?”

“Iya sih..”, lanjutnya tersenyum.


Lalu kami juga melanjutkan pekerjaan yang tertunda itu. Aku mulai membuka celana jeansku dan celana jeans Laila beserta dengan celana dalamnya. Aku menciumi paha Laila yang unsur kiri dan meremas pahanya yang kanan.


Aku jilatin seraya terus bergerak bergerak ke unsur selangkangannya. Selama tersebut juga tubuh Laila tidak dapat diam, tidak jarang kali bergerak dan mendesah. Sampai kesudahannya aku menjilati pas di memeknya Laila.


Aku terus melakukan pekerjaan ini dengan sarat napsu, aku memainkan itilnya seraya kadang-kadang aku hisap dalam-dalam dan aku kulum dengan bibirku.


Selama aku mengerjakan ‘serangan’ untuk Laila, dia terus berteriak, mendesah, dan mengurangi kepalaku kuat-kuat seolah-olah tidak mau tidak mempedulikan kepalaku pindah dari selangkangannya.


CERITA SEX DENDAM ISTRI TEMAN KANTOR KU


Suara yang dimunculkan oleh Laila menciptakan aku tambah bergairah dalam mengerjakan kegiatanku tersebut. Aku menjilati memek Laila kian liar, aku permainkan memeknya hingga dalam dengan lidahku dan jari-jari tanganku pun mulai masuk ke dalamnya hingga akhirnya.. aku menikmati kaki Laila mengapit kepalaku dan tangannya mengurangi kepalaku paling kuat serta pinggulnya tampak menggelinjang dengan dahsyat.


“Aahh, Heru, uhh”

Ternyata Laila sudah menjangkau klimaksnya yang kesatu dalam permainan ini. Aku menyaksikan sebentar ke arah Laila dan dia menatapku seraya tersenyum.


“Kamu hebat Heru, aku suka sekali”, katanya.

“Masa sihh? Aku masih belum apa-apa nih”, jawabku sambil menghirup bibirnya.


“Aku maenin yah kontolmu?”,

“Itu yang aku tunggu sayang”, bisikku di telinganya



Maka akupun segera memungut posisi duduk bersandar di sofa dan dia perlahan mulai jongkok di hadapanku. Mula-mula ia membelai kontolku dengan tangannya, kontolku dibelai olehnya dari bijinya hingga ke ujung kepala kontolnya.


Lalu ia mulai menjulurkan lidahnya ke ujung kontolku. Begitu lidahnya menyentuh kontolku, aku merasa agak tidak banyak geli. Kemudian Laila langsung memasukkan semua kontolku ke dalam mulutnya.


Wah, perasaanku saat tersebut benar-benar nikmat sekali, urat-urat kontolku yang bergesekkan dengan bibir dan lidahnya menyerahkan suatu sensasi yang susah untuk diungkapkan dengan kata-kata.


Saat tersebut yang dapat aku kerjakan hanyalah menggeliat-geliat kesenangan sambil membelai-belai rambutnya Laila. Terkadang giginya Laila menyentuh di antara bagian kontolku, sakit dikit sih, namun tersebut tidak memprovokasi sensasi nikmat yang diberikan.


Saat tersebut kontolku benar-benar diserahkan sensasi yang begitu dahsyat, titik-titik syaraf yang terdapat di semua kontolku tidak terdapat yang tidak tersentuh oleh bibir dan lidahnya Laila, benar-benar permainan yang menciptakan aku tidak bisa bertahan lama dan kesudahannya aku mulai menikmati sesuatu yang mendorong dari dalam dan mengeluarkannya.


“Ahh..”

Hanya itulah kata yang dapat keluar dari dalam mulutku ketika semuanya tertumpah keluar. Akupun tergeletak lemas tetapi terasa rilex banget dengan Laila bersandar di dadaku.


Cerita Sex Dendam Istri Teman Kantor


Tidak terdapat kata yang terbit dari mulut kami berdua ketika itu. Setelah diam sekitar sekitar 10 menit, Laila mulai meremas-remas kontolku lagi seraya memandangku.


“Kamu inginkan lagi ya Lai?”

“Hmm..”, jawabnya seraya terus meremas kontolku.


Diberi rangsangan laksana itu, tidak berapa lama lantas kontolku telah mulai kekar berdiri lebih tegak daripada tadi.


Berdasarkan keterangan dari pengalamanku dan kisah teman-teman, kontol seorang pria akan lebih kekar pada ronde kedua daripada ronde kesatu dan akan dilangsungkan lebih lama. Laila terus meremas-remas dan membelai kontolku lantas mengulumnya di dalam mulutnya.


Akupun mulai mencari-cari wilayah dada Laila guna memainkan pulang tetenya. Begitu aku mendapatkannya, langsung aja aku membaringkan Laila di sofa pulang dan melanjutkan mengulum puting susunya.


“Aacchh..”, Laila menjerit keras-keras saat aku menggigit-gigit putingnya

Rambutku diacak-acak olehnya dan dia memeluk erat-erat kepalaku di dadanya sampai-sampai aku agak kendala untuk bernapas.


Setelah puas memainkan dadanya, akupun pulang turun ke selangkangannya. Pertama-tama aku mainkan bulu-bulu yang mengitari selangkangannya, aku jilatin bibir memeknya dan aku mainkan itilnya.


Saat itu, Laila telah mendesah dan menggeliat-geliat tidak karuan. Aku sudah menikmati memeknya Laila telah basah lagi dan kelihatannya dia akan menjangkau klimaksnya kembali. Namun dengan segera aku menghentikan pekerjaan menjilatku dan berdiri.



“Kenapa Her..?”, tanyanya lemas.

“Ah, tidak”, jawabku tersenyum.


Kemudian aku membuka selangkangannya dan menunjukkan kontolku ke lubang itu. Mula-mula aku mengusap-usapkan ujung kontolku ke bibir selangkangannya dan pelan-pelan aku masukkan kontolku ke memeknya Laila.


“Aahh.. Her.. ayo..”, desah Laila.

“Aku masukkin yah sayang..”, kataku.


“Iyaah.. ohh.. c’mon honey..”

“Oke..”


‘Zleeb..’ kontolku langsung aku masukkan ke dalam memek Laila. “Aacchh..”, teriak Laila.


“Gimana sayang..?”, kataku seraya menciumi bibirnya.

“Harr.. ochh.. yesshh.. teruskann..”


Cerita Sex Dendam


Kemudian aku mulai menggerakkan kontolku dalam memeknya, aku putar, aku goyang dengan sekian banyak macam cara, pendek kata aku mengupayakan untuk memberikan kesenangan pada Laila dengan kontolku itu.


“Harr.. ah.. enak bangett.. uhh..”, desah Laila seraya memandangku

“Enak yah Lai..?”


“Iyah.. ohh.. goyang terus.. Her..”, Kami melakukannya dengan sarat gairah, kadang aku memungut posisi di atasnya menindih badannya seraya memegang telapak tangannya di telentangkan kiri kanan, kadang pun dia yang di atas menindih tubuhku dan aku memeluk dia erat-erat seraya meremas-meremas pantatnya dan dia terus bergoyang kadang berirama kadang tidak.


Sampai kesudahannya kami sama-sama menikmati ada sesuatu yang terbit dari diri kami masing-masing. Perasaan tersebut benar-benar adalahsensasi yang luar biasa untuk kami berdua.


Kamipun tergeletak lemas di sofa itu, Nina berbaring didekapan dadaku. Pengalaman ini betul-betul diluar dugaanku sebelumnya ternyata aku sudah mengkhianati temanku dengan meniduri istrinya dan mungkin pun pikiran Laila sama denganku bahwa ia telah mengkhianati suaminya melulu karena selingan belaka.


KINGSLOT96


“Lai, anda menyesal telah melakukannya denganku?”, tanyaku padanya.

“Sedikit sih terdapat perasaan menyesal, namun aku tau kok bila Rian tersebut sering selingkuh di belakangku”, jawabnya lagi.


“Jadi aku kerjakan ini karena hendak membalasnya saja.”

“Ohh begitu”


Tidak kusangka sama sekali, Rian yang aku kenal sebagai orang yang baik ternyata telah menyakiti istrinya sejumlah kali.


“Heru, kamu tidak boleh marah ya dengan kelakuanku ini”

“Tentu aja tidak”, jawabku tersenyum.


“Kalau kamu perlu sesuatu beda Heru aku mau kok tolong kamu.”

“Terima kasih ya”


Waktu jugalah yang mengasingkan kami Heru itu, setelah mencuci diri lantas Laila kembali meninggalkanku yang sarat dengan pikiran, apa yang bakal aku lakukan?


Apakah aku bakal terus bersangkutan dengan Laila? Apakah aku bakal berteman terus dengan Rian? Apakah yang bakal terjadi bila kami ketahuan Rian?


Pusing aku memikirkan urusan itu, kesudahannya aku putuskan guna menjaLaila saja semuanya cocok dengan alurnya nanti, tetapi yang tentu aku merasakan masa-masa bareng Laila tadi sore.


Dan kesudahannya akupun pergi istirahat dengan nyenyak malam tersebut memimpikan kejadian yang barangkali akan terjadi Heru-Heru berikutnya dengan Laila atau dengan siapapun.


TAMAT

Rumah Cluster Idaman

_*Rumah 3 Lantai 4 Kamar Tidur*_  _*by Grand Wisata Bekasi Member Of Sinar Mas Land*_ Attic House di kelilingi area jogging trac...