Selasa, 10 Mei 2022

Cerita Sex Guru Yang Baik

 

Ngentot guru


Pengalaman saya kali ini berawal satu tahun yang kemudian, dekat pertengahan Januari 2015 kemudian. Dikala itu saya baru saja memperoleh kerjaku di kota Surabaya sehingga buat memperoleh rumah dalam waktu dekat tidak bisa jadi saya jalani sebab terus cerah saja, saya belum memperoleh tabungan yang lumayan buat membeli rumah.


Kesimpulannya saya putuskan buat kost didaerah dekat kantor. Kesimpulannya saya miliki tempat kost yang saya mau, butuh pembaca tahu, bunda kostku memiliki anak wanita yang dikala itu masih terletak dibawah bangku SMA, sebut saja namanya Sinta.


Sinta merupakan wujud yang menyenangkan bila dilihat, meski ia masih dibangku SMA, Sinta memiliki wujud badan yang montok serta sehabis saya banding- bandingkan, Sinta mirip dengan seseorang selebitris di Indonesia yang masih single hingga saat ini.


Oya, tadinya namaku Dimas, 30 tahun seseorang karyawan di salah satu industri di Surabaya.


Agen Slot Online


Pendek cerita, tanpa terasa saya menempuh masa kostku serta sebab saya tercantum orang yang supel, saya kilat menyesuaikan diri dengan area sekitarnya. Serta kepribadian saya itu membuat Sinta yang terus menjadi hari terus menjadi ranum dany, tergila- gila dengan saya.


Hingga sesuatu hari saya beranikan diri buat mencium bibirnya, diluar dugaanku Sinta membalas dengan buasnya.


Hingga kesimpulannya kegiatan itu jadi aktivitas teratur antara saya dengan Sinta, sepulang kantor ataupun menggunakan waktu- waktu hening di kost- kostan. Tiap melaksanakan perihal itu, tanganku yang nakal pula tidak kurang ingat menyelinap di balik CD nya serta sedikit menggesek- gesekan jari telunjukku di ujung clitorisnya.


Serta meski saya cuma menggesekkan adik kecilku namun tiap kegiatan itu, saya senantiasa menggapai klimaks. 3 tahun nyatanya waktu yang sedikit buat menikmati perihal itu. Hingga kesimpulannya saya wajib keluar dari kost- kostan serta Sinta wajib kuliah di kota dingin Malang.


Sehabis sekian tahun lamanya saya tidak mendengar berita tentang Sinta, di tahun 2016 saya iseng- iseng call Sinta di rumahnya serta walhasil dari percakapan awal di telepon tersebut, saya miliki no phone ia di Malang serta pula ia membagikan no HP.


Kesimpulannya kita berdua kerap kontak via telephone, meski saya telah berstatus tidak bujang lagi, namun ia senantiasa saja bilang jika masih sayang sama saya. Hingga kesimpulannya kita janjian buat ketemu dikala ia weekend, sebab tiap hari itu Sinta senantiasa giat kembali ke Surabaya.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku Yang Cantik


Pucuk ditunggu ulam juga datang, dengan perasaan deg- degan kesimpulannya saya berjumpa dengan wujud Sinta yang dahulu masih lugu serta genit, saat ini berkembang jadi wanita yang sexy, sintal dengan dimensi bra 34. Waw, terus menjadi saya menelan ludah tiap memandang badannya yang sexy.


“ Mas Dimas, gimana kabarnya,” tanya Sinta mengganggu pikiranku yang jorok.

“ Ee.. baik, gimana dengan kalian?” jawabku gugup.


Kita berdua menceritakan panjang lebar sehabis sekaian lama tidak ketemu, Hingga kesimpulannya saya wajib antar ia balik ke rumahnya di Surabaya.


“ En, kalian telah memiliki pacar..?” tanyaku.

“ Lagi blank nih Mas..” jawab Sinta tangkas


“ O yah, kalian masih inget tidak dikala saya ajarin kalian berciuman dahulu?” godaku.

“ Ihh, Mas Dimas emang nakal kok,” sembari mencubit lenganku.


“ Aow..,” saya meringis kesakitan.

“ Kalian ingin tidak jika saya terusin pelajarannya,” tanyaku sekali lagi.


“ Ingin aja asal Mas yang ajarin,” jawaban Sinta membuat saya merinding. Sehabis kita bercanda serta menceritakan panjang lebar, kesimpulannya saya menawarkan diri buat ketemu minggu depannya lagi.


“ Sinta, minggu depan ketemu lagi ayo,” ajakku.

“ Boleh deh Mas..,” jawab Sinta dengan riang.


“ Tetapi nginep ya di hotel?” godaku.

“ Lho mengapa?” Sinta balas bertanya.



“ Katanya ingin lanjutin pelajarannya..” saya berupaya memancing.

“ Nakaall Mas Dimas.. nih.”


Tanpa terasa kesimpulannya Sinta wajib turun di dekat rumahnya.

“ Ma kasih ya Mas, hingga ketemu minggu depan,” sembari pamit Sinta mengecup pipiku. Alamak, darah mudaku bergejolak menerima sentuhan bibirnya yang mungil.


Saya perhatikan lenggak- lenggok pinggulnya meninggalkan mobil starletku, sambil saya membayangkan seandainya saya dapat menikmati badan kalian Sinta, duh betapa bahagainya diriku.


Baca Pula: Menikmati badan istri sahabat sendiri yang luar biasa


Satu minggu tanpa terasa saya lewatin, sampailah saya ketemu dengan Sinta. Kali ini saya telah booking hotel berbintang di pinggiran kota buat satu malam. Pas jam 16. 30, sepulang kantor saya bergegas mengemasi pekerjaan saya serta meluncur di tempat yang telah kita sepakati bersama.


Bulu kudukku merinding dikala ia merambah mobilku, parfumnya yang harum sontak menggugah saraf kelaki- lakianku.


Tanpa pikir panjang, saya lekas meluncur mengarah hotel yang telah saya booking satu hari tadinya. Jujur saja, buat Sinta ini merupakan perihal yang awal masuk di hotel, sehingga ia sedikit kaku buat area yang terdapat. Sehabis chek ni, saya bergegas mengarah lift buat langsung ke kamar.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku


“ Mas, saya ingin mandi dahulu ya..?” pinta Sinta.

“ Oke silahkan, apa ingin saya mandiin,” godaku.


“ Tidak ah, bandel Mas Dimas nih..” sembari menanggapi semacam itu, Sinta bergegas mengarah kamar mandi, dengan dibalut sehelai handuk, Sinta berjalan gontai mengarah kamar mandi.


Mataku betul- betul tidak dapat berkedip memandang panorama alam badan Sinta yang betul- betul menggairahkan. Pikiranku melayang dikala membayangkan kemolekan badannya.


20 menit selanjutnya Sinta keluar kamar mandi dengan memakai gaun tidur yang tipis, sampai membuat darah saya naik ke ubun- ubun. HElvik namun saya berupaya mengatur gejolak nafsuku di depan Sinta sebab memanglah di depan ia, saya merupakan figur seseorang kakak yang baik.


“ O ya Sinta, kalian ingin makan apa sekaligus pesannya,” tanyaku buat menutupi gejolak bathinku.

“ Terserah Mas deh,” jawabnya.


Pendek cerita, waktu telah menampilkan jam 20. 15 menit serta tanpa terasa kami telah menceritakan panjang lebar, buat hanya melepas kangen. Kita berdua bercengkrama, bercanda cerita tentang apapun, hingga kesimpulannya..



“ En, kalian sungguh- sungguh ingin lanjutin pelajarannya,” tanyaku sungguh- sungguh.

“ He eh Mas Dimas,” jawabnya.


“ Sinta..” saya tidak meneruskan pertanyaanku sebab dengan kilat saya langsung menyerbu bibir Sinta yang mungil.


“ Mas..” Sinta mendesah sembari memeluk badanku erat, tangannya yang nakal mulai meraba wilayah sensitifku, sesekali memainkan rambutku. Sinta mengelus kudukku sehingga membuat saya terangsang hebat.


Lidah Sinta yang bandel, sesekali mengimbangi lidahku yag menjelajahi segala bibirnya. Jemariku mulai bergerilya buat melepas pengait BH Sinta. Pengait BH nya terlepas,


“ Mas.. kalian memanglah guru yang baik,” sembari saya benamkan dalam- dalam wajahku dalam belahan payudaranya yang montok.


Dekat 15mnt saya bercumbu dengan Sinta, saya terus menjadi penasaran dengan apa yang terdapat dibalik CD nya.


Jadi Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost


Dengan lama- lama saya mulai berupaya membuka CD yang dikenakan oleh Sinta serta aktivitas saya terus menjadi gampang sebab Sinta berupaya mengangkut pantatnya sehingga mempermudah saya buat mempreteli CD nya.


Alamak! bulu yang berkembang masih halus sekali serta baunya wow.. ranum sekali fresh, tanpa berpikir panjang saya lekas membuka kedua pahanya serta mengunci dengan lenganku sehingga Miss V Sinta yang masih merah terpampang jelas didepan mataku.


Dengan usapan halus, lidahku yang nakal mulai menjelajahi tiap milimeter permukaan Miss V Sinta. “ Oh.. Mas Dimas.. asik sekali Mas.. ughh,” rintih Sinta dikala lidahku mulai bandel mengungkap lubang surganya.


Badan Sinta semacam cacing kepanasan menerima tiap jilatan lidahku, hisapan lidahku serta sesekali mengangkut pantatnya dikala lidahku masuk dalam- dalam lubang vaginanya. Sesekali tangannya meremas rambutku yang sedikit gondrong, serta perihal itu membuat gairahku terus menjadi naik.


“ Mas Dimas.. lezat sekali Mas.. oh.. mengapa tidak dulu- dulu Mas,” rengek Sinta sembari memandang lidahku lagi mengerjai vaginanya.


Clitorisnya yang terus menjadi membengkak memudahkanku buat membuat Sinta melayang. Nyatanya Sinta type orang yang gampang orgasme teruji 15 menit awal ia mengerang sembari menaik turunkan pantatnya.


“ Mas.. Mas Dimas, Sinta kebelet berkemih Mas.. aduh,” rintih Elvi.

“ Berkemih aja sayang di mulut Mas..” jawabku.



“ Mas.. aduh.. Sinta tidak kokoh..” Sinta menjerit lirih sembari menggapitkan kedua pahanya di kepalaku. Dengan cekatan saya langsung membuka lebar mulutku serta cairan yang keluar begitu banyak sehingga saya merasakan minum air putih.


“ Aduh Mas Dimas.. telah sayang.. uh.. nikmat sekali Mas, kalian memanglah pandai dalam bercinta aakhh..” kata Sinta. Saya tidak mendengar kan rintihannya, sebab saya berkonsentrasi buat ronde selanjutnya sebab saya mau Sinta merasakan nikmatnya bercinta dengan saya.


Baca Pula: Selingkuh dengan pembantu buat balas dElvim kepada istriku


Sehabis cairan yang keluar saya bilas dengan metode saya jilatin, Sinta kembali terangsang dikala clitorisnya saya gesek dengan batang kemaluanku.


“ Wow.. panjang sekali Mas Dimas.. saya suka banget.”

Sinta mulai menjilati serta mengulum batang kemaluanku, kayaknya ia sangat pandai mengoral laki- laki.


“ Aakhh.. Sinta.. kalian pinter tuh,” erangku. Sinta tidak menanggapi pujianku, ia terus menjadi lahap menelan serta mengulum dan meghisap penisku, saya merem melek tiap penisku masuk dalam mulutnya.


Dasar saya, dengan kecepatan yang tidak diprediksi, saya langsung mencapai selangkangan Sinta sehingga posisi kami jadi 69. Kita berdua silih membuat rangsangan pada daerah- daerah yang sensitif.


Tidak selang berapa lama, “ Mmm, Mas Dimas.. saya.. berkemih lagi.. oh..” Sinta menggelepar kedua kalinya menerima serbuan lidahku serta saya tidak tinggal diam, lekas saya membalikan badan Sinta dihadapanku serta,


Cerita Sex Guru Yang Baik Buat Anak Ibu Kost Ku Yang Cantik


“ Sinta kalian masih virgin?” tanyaku.

“ Bisa jadi telah tidak Mas,?” jawab Sinta.


Saya sedikit kaget sambil bertanya,“ Siapa yang jalani awal?”

“ Saya sempat jatuh Mas, terus ngeluarin darah.”


Sembari membisikna kata mesra, saya berupaya mencari lubang buat adik kecilku yang telah mulai mengencang 7 kali lipat dari umumnya. Dengan dorongan sisa cairan yang masih terdapat di dekat Miss V Sinta, penisku mulai mencari lubangnya serta bless.


“ Mas Dimas.. lezat sekali sayang.”

Sinta menolong memudahkan saya buat memasukan penisku, sembari mendekap tubuhku, ia mulai memutar pinggulnya, sehingga penisku terasa terdapat yang memijit.


“ Ooh.. Mas Dimas, mengapa tidak dari dahulu kau bagikan kenikmatan ini padaku..” Sinta berkelenjotan menerima sodokan penisku.


“ Crek crekk crek” penisku keluar masuk dalam lubang vaginanya yang telah mulai becek serta basah kuyup.

“ Mas.. Sinta, berkemih lagi.. ahh..” Sinta menjerit panjang dikala orgasme yang ketiga diraihnya.


Saya telah tidak mempedulikan kondisi ia yang masih lemas sehabis 3 kali orgasme, saya langsung membalik badan Sinta sehingga posisi Sinta saat ini semacam doggy gaya. Dengan bebas saya dapat mengentot Sinta dari balik dengan keringat bercucuran.



“ Mas.. kalian memanglah jago.. ooh.. uughh..” Sinta merintih dikala penisku masuk seluruh hingga pangkal batang kemaluanku.


Tangannya yang halus cuma dapat mencengkeran seprei hotel dikala menahan kenikmatan yang saya bagikan. Pikiranku cuma satu, saya wajib dapat membagikan kepuasan yang abadi buat Sinta, sehingga jika ia perlu lagi tentu mencariku.


45 menit telah pergumulan ini terjalin, entah berapa kali telah Sinta orgasme. Hingga kesimpulannya saya sendiri telah merasakan klimaks telah di ubun- ubun.


“ Sinta.. Mas ingin keluar nih..,” rintihku.

“ Iya Mas, jangan dikeluarin didalam ya Mas..,” pinta Sinta.


“ Iyaa.. sayang.. duh, badan kalian betul- betul montok sayang.. uughh.”

Saya merintih dikala ia mulai meggoyang buat ke sekian kalinya, edan wanita muda yang dahulu saya tahu masih lugu, saat ini telah jadi pasanganku buat bercinta.


“ Sinta.. ohh Mas keluar..,” sedini kilat saya mencabut penisku serta memusatkan ke mulut Sinta.

“ Aowww..” spermaku muncrat diwajah Sinta. Sinta menjilati penisku dengn lahap hingga tidak tesisa sedikitpun spermaku yang keluar.


“ Mas, kalian memanglah guru jempolan.. saya telah 9 kali orgasme, Mas Dimas baru sekali.. kalian hebat Mas,” cerita Sinta.


“ Kalian suka sayang,” tanyaku.

“ Suka banget, kalian maukan senantiasa bagikan kenikmatan itu untukku?” balas Sinta bertanya.


CERITA SEX GURU YANG BAIK BUAT ANAK IBU KOST KU


“ Iya sayang, saya janji membagikan kenikmatan itu.”

Sinta memelukku serta membimbing saya buat ke kamar mandi, serta dalam kamar mandipun saya pula melaksanakan lagi hingga jam 3 dini hari.


Sangat romantis bercinta dengan mantan anak bunda kost, sebab ia pula baru awal ini hadapi orgasme yang luar biasa serta hingga saat ini saya masih kontak- kontak sama ia, tepatnya dikala ia perlu, saya lekas atur jadwalku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rumah Cluster Idaman

_*Rumah 3 Lantai 4 Kamar Tidur*_  _*by Grand Wisata Bekasi Member Of Sinar Mas Land*_ Attic House di kelilingi area jogging trac...